Sejumlah Disabilitas Penghuni Wyataguna Dikabarkan Diusir

Bandung Raya

Rabu, 15 Januari 2020 | 08:19 WIB

200115082013-sejum.jpg

ist

SEJUMLAH video dan  foto upaya petugas Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyataguna. Diduga video direkam dan foto diambil pada Selasa (14/1/2020) petang dan malam.

Terlihat penerima manfaat Wyataguna mengangkut barang milik mereka. Setelah itu mereka sempat terlunta-lunta di trotoar depan BRSPDSN Wyataguna.

Forum Akademisi Luar Biasa menyebarkan sebuah rilis atas ketua Rianto dan Humas Elda.

Dalam rilis yang diterima, Rabu (15/1/2020) pagi, Rianto mengatakan SOS Disabilitas Darurat. Hal itu sehubungan dengan akibat pengusiran paksa yang dimulai dari hari Kamis tanggal 9 Januari hingga tadi siang tanggal 14 Januari, maka telah terjadilah bencana kemanusiaan di Jalan Pajajaran No 52 khususnya bagi Mahasiswa Disabilitas netra.

"Adapun kondisi terkini, kami masih terlunta-lunta d trotoar dan pinggiran Jl. Pajajaran No 52 karena kami tidak tahu kemana lagi dan ke siapa lagi memohon pertolongan serta perlindungan," kata dia.

"Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih untuk solidaritas dan kepedulian Bapak/Ibu, simpatisan, rekan media dan seluruh Stakeholder yang terkait.
Salam dari Disabilitas yang tertindas.
Hormat kami,
Forum Akademisi Luar Biasa
Ketua : Rianto
Humas :    Elda Fahmi"  

Demikian rilis yang beredar.

Wartawai PR, Novianti Nurulliah menulis, silang pendapat terkait dengan Wyataguna sudah berlangsung sejak 2019 lalu. Hal itu ditenggarai perubahan status panti menjadi balai. Akibatnya ada perubahan aturan, penerima manfaat hanya memiliki kesempatan enam bulan pembinaan di sana.

Editor: Brilliant Awal

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR