Daihatsu Taft Siap Jegal Kedigdayaan Suzuki Jimny

Otomotif

Selasa, 14 Januari 2020 | 21:59 WIB

200114214050-daiha.jpg

ist

DAIHATSU siap menjegal kedigdayaan Suzuki Jimny di pasar global lewat kehadiran Sport Utility Vehicle (SUV) legendarisnya, yakni Taft. Namun Daihatsu Taft masih tampil dalam bentuk konsep yang dirilis di ajang Tokyo Auto Salon 2020.

Setelah proses studi dan penerimaan menyaring permintaan masyarakat, Daihatsu akan memproduksi Taft pada semester kedua tahun ini. Jika bentuk produksi massalnya sudah terwujud, calon penantang Jimny tersebut akan diluncurkan di tahun ini.

ECD Studio Manager Daihatsu Design Department Fistr Design Room, Toshio Shibaki mengatakan, Taft Concept dibuat untuk menterjemahkan mobil crossover yang cocok di jalanan kota, dengan mengusung desain yang sporty dan dimensi kompak.

Taft memiliki panjang 3.395 mili meter, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.630 mm. "WakuWaku (mobil konsep Daihatsu) punya garis bodi seperti Suzuki Jimny. Tapi Taft sebagai pesaing Hustler (mobil mungil Suzuki)," ujarnya saat diwawancara oleh bestcarweb.jp, dilansir dari 100kpj.

Daihatsu Taft Concept di Tokyo Auto Salon
Urusan dapur pacu, pabrikan mobil berlogo D tersebut akan menyematkan meesin berkapasitas 660cc turbo seperti kei car atau sebutan mobil mungil di Jepang. Tenaganya akan disalurkan melalui transmisi matik CVT dengan pilihan penggerak empat roda.

Soal harga jual memang pihak Daihatsu Jepang belum membocorkannya, namun menurut beberapa media luar harga Taft diperkirakan menyentuh angka 1.280.400 juta Yen atau setara Rp 160,9 jutaan, secara harga bersaing ketat dengan Suzuki Hustler.

Seharusnya Taft juga bisa menjadi pesaing Jimny, sebab SUV berlogo S tersebut juga ditawarkan dengan mesin 660cc untuk pasar Jepang. Artinya persaingan kei car dengan bentuk SUV atau crossover akan lebih sengit setelah Taft hadir di pasar.

Sejarah
Pertama kali Daihatsu Taft terjun di pasar Tanah Air sekitar 1974-1976, karena permintaan pasar yang tidak besar kala itu, maka penjualannya diberhentikan 1979. Meski saat itu Taft berkode F10 atau Kancil digunakan oleh instansi pemerintah.

Karena dianggap ukuran generasi pertamanya terlalu kecil untuk sebuah mobil off road, maka Daihatsu meluncurkan Taft berkode F50 pada 1979. Mobil jip dengan julukan Taft Kebo itu bertahan sampai 1985 dengan mengandalkan mesin diesel 2.530cc.

Taft Kebo ditawarkan dua varian, yakni model hard top atau atap keras, dan model atap yang terbuat dari bahan kain yang dapat dibuka tutup. Kemudian di 1985 generasi barunya kembali hadir dengan kode F70 atau lebih akrab disebut Taft GT.

Taft F70 yang dijual dengan berbagai macam ukuran itu bertahan lama, dan para penggemar mobil penggaruk tanah sempat jatuh hati. Taft generasi ketiga tersebut ditawarkan dua model, yakni Short Wheelbase dan Long Wheelbase atau pikap.

Singkat cerita pada era Presiden Soeharto tepatnya 1995 eksitensi Taft mulai meredup, karena mulai banyak mobil-mobil SUV yang dimpor ke Tanah Air. Di tengah persaingan yang sengit tersebut akhirnya nafas jip berlogo D tersebut terhenti, setelah Taft berkode F73 dihadirkan pada 1996.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR