Kemensos Sebut Jumlah Korban Jiwa Akibat Banjir di Jabodetabek Mencapai 26 Orang

Nasional

Rabu, 1 Januari 2020 | 22:34 WIB

200101223647-kemen.jpg

BNPB_Indonesia

Banjir di Jakarta.

KEMENTRIAN Sosial Republik Indonesia (RI) menyampaikan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai 26 orang.

Berdasarkan data tersebut, korban meninggal paling banyak berlokasi di Kabupaten Bogor, yaitu sebanyak 11 orang.

Kemensos juga sudah mengirimkan bantuan kebutuhan dasar untuk warga terdampak banjir di DKI Jakarta dan Kabupaten Bandung Barat, serta wilayah berpotensi banjir di Provinsi Banten.

"Bantuan kebutuhan dasar secara bertahap kami kirimkan ke wilayah terdampak, sekaligus juga mengaktifkan dapur umum lapangan dan menyiagakan personel Tagana untuk membantu evakuasi warga," tutur Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Jakarta, dalam siaran persnya, Rabu (1/1/2020).

Mensos menjelaskan arahan Presiden Joko Widodo, dalam setiap kejadian bencana pemerintah harus segera turun memberikan pemenuhan kebutuhan dasar terdahap warga dan memastikan mereka ditangani dengan sebaik-baiknya.

Ia mengatakan, pada saat bencana, tugas Kemensos adalah mengaktivasi sistem yang sudah dipersiapkan untuk penanggulangan bencana alam secara terpadu. Sistem yang dimaksud adalah Klaster Nasional yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dimana Kemensos bertugas dalam Klaster Perlindungan dan Pengungsian dan Klaster Logistik.

"Fokus penanganan adalah evakuasi pengungsi ke tempat aman, serta kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok khusus lainnya," katanya.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR