Mahasiswa: Pejabat yang Masih Korupsi Harus Hengkang dari Kota Tasikmalaya

Daerah

Senin, 9 Desember 2019 | 17:49 WIB

191209174543-mahas.jpg

Septian Danardi

Mahasiswa melakukan aksi damai dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia, di Balai Kota Tasikmalaya, Senin (9/12/2019).

PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tasikmalaya melakukan aksi demai di halaman Balai Kota Tasikmalaya, Senin (9/12/2019).

Mereka merefleksikan Hari Antikorupsi Sedunia dengan meminta para pejabat dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk tidak melakukan tindakan korupsi.

"Korupsi menjadi musuh bersama sejak reformasi bergulir. Para pejabat yang masih melakukan tindakan korupsi harus hengkang dari Kota Tasikmalaya," tegas Kordinator lapangan HMI Kota Tasikmalaya, Lutfi Abdul Azis dalam orasinya.

Dikatakannya, paling penting dari semua tentang peringatan hari antikorupsi adalah bagaimana memikirkan secara serius implementasi atau pelaksanaan pencegahan dan penanganan atas tindakan korupsi yang merupakan suatu tindakan yang serius lagi sadis.

"Di hari antikorupsi ini, sebagai warga kota Tasikmalaya yang religius, kami merasa malu dengan apa yang terjadi di Kota Tasikmalaya saat ini," katanya.

Pihaknya menuntut agar Pemerintahan Kota Tasikmalaya, secepatnya mengembalikan marwah Kota Tasikmalaya sebagai kota santri yang bersih, resik dan religius.

Massa aksi sempat menyegel pintu masuk ke ruang atau gedung dinas-dinas yang ada di wilayah Pemkot Tasikmalaya. Selain itu, dalam aksinya puluhan mahasiswa tersebut sempat melakukan bersih-bersih di seputaran Balai Kota. Hal tersebut dilakukan sebagai simbol bahwa Kota Tasikmalaya harus bersih dari tindakan korupsi.

Dikawal oleh petugas gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP Kota Tasikmalaya, massa aksi melanjutkan aksinya dengan doa bersama kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Namun mereka tetap akan melalukan aksi dan tidak tinggal diam melihat kondisi Kota Tasikmalaya dari tindakan korupsi yang masih merajalela.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR