Polresta Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas 12 Kg

Crime Story

Selasa, 3 Desember 2019 | 09:50 WIB

191203095137-polre.jpg

Ahmad Rayadie/PR

SATUAN Reserse Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota membongkar sindikat 'penyuntik' gas LPG atau Elpiji tiga kilogram, Selasa (3/12/2019). Pelaku pengoplos LPG bersubsidi ke dalam ukuran 12 kiligran dan 50 kilogram, ditangkap setelah memperoleh informasi masyarakat.

Wartawan PR, Ahmad Rayadie melaporkan, kedua pelaku yang ditangkap yaitu DE (50) pemilik perusahaan dan RI (37) karyawannya.

Penggerebekan dilakukan di salah satu gudang yang berada di Jalan Pelabuhan II, Kampung Warung Kalapa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu. Turut disita 129 tabung berukuran 3 kilogram dan 100 tabung 12 kilogran. Dua ratus lebih tabung yang kini diamankan dijadikan   barang bukti yang dilakukan DE.

"Kami juga menyita puluhan regulator, dan selang yang digunakan pelaku untuk pengoplosan. Kedua pelaku kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif," kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi, Wisnu Prabowo.

Wisnu mengungkapkan, aksi pengoplos tabung gas relatif telah berlangsung sekitar 2 tahun.

"Modus operandinya, memindahkan isi dari tabung 3 kilogram subsidi ke tabung 12 atau 50 kilogram," katanya.

Menurut Wisnu, para pelaku tergiur dengan pendapatan yang berlipat dari hasil pengoplosan. Tersangka membeli tabung gas 3 kilogram secara eceran dari warung-warung  dengan harga Rp19.000. Lalu  tersangka menyuntikan isi dari gas 3 kilogram tersebut ke tabung gas 12 kilogram.

"Pelaku  menjual seharga  harga Rp129.000 hingga Rp150.000. Sedangkan untuk tabung gas 50 kilogram dijual Rp652.000. Keuntungan mengoplosan cukup menggiurkan," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR