Jadi Wadah Komunitas, Bober Cafe Ingin Ciptakan Talenta Baru

Ragam

Sabtu, 30 November 2019 | 10:50 WIB

191130105116-jadi-.jpg

MENJAMURNYA kafe yang ada di Bandung membuat anak-anak muda memiliki banyak pilihan untuk berkumpul bersama teman, kuliner, atau sekedar mengerjakan tugas kampus. Tidak hanya itu, bahkan sejumlah kafe menjadi wadah bagi komunitas kreatif.

Adalah Bober Cafe yang turut merangkul komunitas dari mulai standup comedy, komunitas musik, pecinta tim sepak bola, sampai dengan komunitas kajian religi. Menginjak usia 15 tahun, komunitas-komunitas tersebutlah yang telah membesarkan Bober.

"Berbagai macam komunitas kami rangkul untuk menjadikan Bober Cafe sebagai basecamp. Kami sangat terbuka untuk menyediakan wadah bagi komunitas untuk berkarya dan berkreasi," kata CEO Bober Cafe, Theo Faybriean di Bober Cafe Bandung, Sabtu (30/11/2019).

Berawal dengan modal Rp5 juta pada 2004 lalu, Bober lahir dari pengusaha muda asal Bandung yang justru tidak mempunyai latar belakang dunia kuliner. Theo mengatakan, berkembangnya Bober karena pihaknya hingga saat ini mengusung konsep konsumen sentris.

"Kami enggak mau ada intimidasi ke konsumen karena kami besar karena konsumen, khususnya komunitas. Semoga Bober bisa tetap eksis dari generasi ke generasi dan menciptakan talenta baru seperti Raditya Dika, Ge Pamungkas, dan Atta Halilintar," tuturnya.

Secara bisnis, Theo menyebut bahwa Bober dalam kondisi yang tetap stabil di tengah maraknya kemunculan kafe-kafe baru di Bandung. Saat ini ada 150 karyawan di seluruh cabang Bober.

"Semua outlet kami mengusung tema yang sama yaitu Bober Cafe dan Ruang Komunitas. Cabang kami sudah sampai ke Surabaya," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR