Maestro Seni Lukis Ekspresionis Jeihan Sukmantoro Wafat di Studionya

Bandung Raya

Sabtu, 30 November 2019 | 00:22 WIB

191130002503-maest.jpg

Retno Heriyanto/"PR"

INNALILLAHI wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang maestro seni rupa yang juga sastrawan Jeihan Sukmantoro pada usia ke-81, Jumat (29/11/2019), pada pukul 18.10 WIB. Almarhum meninggal di Studio Lukis Jeihan Jalan Jalan Padasuka 143 Kel. Pasirlayung, Kec. Padasuka Kota Bandung.

"Mungkin sekitar pukul 18.10 WIB, tidak lama selesai adzan berkumandang, bapak (Jeihan Sukmantoro) tidak terasa lagi ada hembusan nafas dan detak(jantung). Kami yang silih berganti mendampingi karena sudah dua hari ini bapak tidak sadarkan diri dan tubuhnya tidak lagi menerima asupan makanan lewat infus belum merasa yakin kalau bapak sudah pergi. Baru setelah suster yang menjaga memberitahu kalau bapak sudah meninggal," ujar Atasi Amin, putera sulung Jeihan Sukamantoro disela menerima tamu ditemui di Studio Lukis Jeihan, Jalan Padasuka 143, Pasirlayung seperti dilaporkan wartawan "PR", Retno Heriyanto.

Jeihan kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, pada 26 September 1938 ini meninggal akibat penyakit komplikasi yang diseritanya sudah lama. “Semula penyakit yang diderita pada tahun 1981 penyakit kelenjar getah bening dan tahun 2007 sempat diangkat di Mount Elizabeth (Singapura) dan sejak itu berbagai penyakit lainnya mulai terasa, selain mengalami luka pada pencernaan dan lambung, juga mengalami radang paru hingga harus menjalani puasa,” terang Atasi.

Almarhum terakhir masuk rumah sakit Santo Borromeus pada awal November 2019. Karena kondisinya tidak kunjung membaik, bahkan peralatan medis sudah tidak berfungsi, akhirnya Rabu (17/11/2019) dibawa pulang.

“Karena keinginannya dibawa ke sini (Studio Lukis Jeihan) maka kami bawa pulang ke sini, dan sudah dua hari tidak sadarkan diri karena tidak ada asupan protein melalui infus, hingga pada magrib tadi suster yang menjaga menyatakan Bapak sudah meninggal,” ujar Atasi.

Sesuai permintaanya, Jeihan Sukmantoro, akan dimakamkan di liang lahat yang sudah dipersiapkannya dibelakang studio lukisnya di Pasirlayung Padasuka seusai salat duhur. Sebelumnya akan disalatkan di masjid Al Jeihan Nurul Iman.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR