Plesiran Bareng, Gojek Kenalkan Ekosistemnya Dukung Pariwisata Kota Bandung

Pariwisata

Jumat, 29 November 2019 | 13:02 WIB

191129130345-plesi.jpg

SEBAGAI superapp terdepan di Asia Tenggara dengan lebih dari 20 layanan yang tersebar di 204 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, Gojek berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggannya.

Melalui kegiatan Plesiran Bareng Gojek di Bandung, Kamis (29/11/2019), Gojek membuktikan bahwa inovasi teknologi mampu menghadirkan satu sistem terintegrasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Plesiran Bareng ini diikuti dua influencer, yaitu Melody Nurramdhani Laksani (ex anggota JKT48) dan Amelia Christianti  (influencer kuliner).

Kota Bandung merupakan kota kedua yang menjadi lokasi Plesiran Bareng Gojek. Sebelumnya di Kota Makasar dan selanjutnya di Kota Surabaya.

VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Say dalam acara "Diskusi Media Plesiran Bareng Gojek" di Hotel Grand Serela, Riau, mengatakan, evolusi gojek menjadi sebuah ekosistem merupakan langkah strategis dalam menyediakan solusi bagi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Selain Michael Say, diskusi dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari, VP Regional Gojek Jawa Barat dan Banten Becquini Akbar, serta influencer Melody Nurramdhani Laksani dan Amelia Christianti.

“Lewat Plesiran Bareng Gojek, kami mengenalkan ekosistem Gojek sebagai operating system bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat di Kota Bandung. Dari mulai bangun tidur sampai mengakhiri hari, masyarakat dapat mengandalkan layanan Gojek," kata Michael.

Plesiran dilakukan dengan mengunjungi beberapa lokasi kuliner terbaik yang juga merchant GoFood, seperti Kue Balok Brownies Mahkota, Kedai Mamah Eha, Bubur Haji Amid, GoFood Festival BEC, dan Rumah Makan Malah Dicubo. Selain itu mengunjungi Cibadak Culinary Night sebagai pusat kuliner malam di Bandung yang sistem pembayarannya didukung oleh layanan non-tunai dari GoPay.

Dalam kegiatan ini, layanan pembayaran non-tunai dari GoPay juga dimanfaatkan saat mengunjungi kawasan wisata dalam Kota Bandung seperti wisata foto Cosplay di Jalan Asia Afrika serta Museum Gedung Sate. Layanan pijat professional, GoMassage, juga hadir mendukung kegiatan ini untuk memastikan peserta bugar kembali setelah berkeliling ke beberapa titik di Kota Bandung.

Melody Nurramdhani Laksani, content creator dan ex-member JKT48 yang merupakan pengguna setia ekosistem Gojek mengatakan, “Aktivitas saya sangat terbantu dengan hadirnya ekosistem Gojek. Mulai dari kebutuhan bertransportasi, kemudahan pembayaran, layanan rumah tangga, sampai pemesanan makanan".

Khusus pemesanan makanan, menurutnya sangat menarik. "Apalagi sejak dulu Bandung sudah dikenal sebagai surga wisata kuliner. Selain membantu saya dalam mendapatkan rekomendasi kuliner lokal, saya jadi bisa lebih efisien waktu untuk menikmati makanan-makanan tersebut. Tentu ini juga akan berdampak positif bagi wisata di Kota Bandung secara keseluruhan,” katanya.

Hal yang sama dituturkan Amelia Christianti. Sebagai influencer kuliner, dirinya diuntungkan dengan GoFood karena bisa menikmati kuliner tanpa harus repot membawa uang cash.

"Dari food street sampai restoran, bisa menggunakan GoPay, jadi sangat memudahkan," katanya.

Sementara Kepala Disbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengatakan, ekosistem Gojek di Bandung menggerakan perekonomian dan pariwisata lokal. Terkait wisata kuliner, Kota Bandung mempunyai banyak jenis kuliner tradisional.

"Kami sudah melakukan pendataan, sampai tahun 2019, ada 102 jenis kuliner trandisional. Kami mendata mulai dari jenis, maestronya, sampai caranya. Termasuk bahan-bahan yang digunakan," katanya.

Menariknya, lanjutnya, penelitian Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), di Kota Bandung ada 300-an jenis kuliner tradisional. "Tentu ini semakin menarik," ujar Kenny panggilan akrabnya.

Kenny berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa bekerja sama lagi dengan Gojek untuk memberdayakan pelaku UMKM sektor kuliner. "Mudah-mudahan ke depannya bisa bekerja sama lagi untuk lebih mengenalkan kuliner tradisional Kota Bandung," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR