Bahan Peledak Cair Jadi Unggulan PT Dahana

Daerah

Selasa, 26 November 2019 | 12:20 WIB

191126122050-bahan.jpg

ist

Mobile Manufacturing Truck (MMT) Dahana yang sedang melakukan operasional peledakan di salah satu perusahaan tambang.

PT Dahana (Persero) berhasil mengembangkan produk baru bernama Dahana Water Gel (Dawagel). Produk baru yang berbentuk bulk explosives ini merupakan hasil rekayasa Energetic Material Center dan Divisi Operasi Dahana.

Direktur Operasi PT Dahana, Bambang Agung melalui Manager Humas dan Kelembagaan, Juli Jajuli menjelaskan, produk Dawagel sangat bermanfaat untuk mengganti Anfo dengan density bisa di bawah Anfo sementara VOD lebih di atas Anfo.

"Selain itu produk ini dapat mengatasi kondisi lubang bor dengan kondisi material berongga (cavity) sehingga sangat cocok dipakai di daerah batuan Limestone (kapur industri semen)," ujar Budi, Selasa (26/11/2019).

Menurutnya, Dawagel sudah digunakan konsumen industri semen di daerah Sulawesi Selatan.

Sementara itu, di sektor migas, lanjut Budi, Dahana sedang mengembangkan layanan Preloading survey seismik.

Budi menjelaskan, preloading bahan peledak seismik adalah salah satu kegiatan dalam survey seismic dengan memasukkan bahan peledak dayagel seismic ke dalam lubang tembak, shotpoint dalam survey seismik.

"Pada layanan preloading ini Dahana harus melakukan beberapa proses kerja mencangkup proses pengecekan quality control kondisi lubang tembak, perangkaian bahan peledak seismik, loading bahan peledak seismik kedalam lubang tembak, dan tamping atau penutupan lubang tembak," ungkapnya.

Bahkan produk ini telah dipaparkan di hadapan pengurus dan anggota perhimpunan ahli pertambangan (Perhapi) yang mengadakan Temu Profesi Tahunan ke-XXVIII di Hotel Aruna Senggigi Lombok, Nusa Tenggara Barat, 29-31 Oktober 2019 silam.

“Kita bersyukur banyak yang tertarik karena selain cocok di daerah batuan Limestone atau kapur untuk industry semen, juga dapat menurunkan biaya pertambangan,“ tutur Budi.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR