Diklat Persib Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Maung Ngora

Minggu, 24 November 2019 | 14:24 WIB

191124142539-dikla.jpg

DIKLAT Persib gagal meraih prestasi di ajang Kompetisi ELite Pro Academy tahun ini. Tiga tim di tiga kelompok usia berbeda kandas. Yang terbaru, Persib U-18 tersingkir di babak delapan besar yang digelar di Bantul.

Sebelumnya, dua tim bentukan Diklat Persib juga menemukan jalan yang sama yakni Tersingkir dari kompetisi. Persib U-16 hanya mampu sampai babak delapan besar. Dan Persib U-20 hanya bisa meramaikan saja babak penyisihan grup tanpa mampu melangkah ke fase berikutnya. Padahal di tahun sebelumnya, Diklat Persib begitu digjaya karena berhasil meraih double winner usai mampu menjuarai di kompetisi U-16 dan U-19.

Tahun ini, bisa saja tahun puasa gelar di kompetisi Elite Pro Academy PSSI. Namun, Diklat Persib masih berpeluang breprestasi di ajang lainnya yakni di Piala Soeratin. Gelar juara, bisa saja diberikan oleh tim Bandung United yang akan mentas di ajang Piala Soeratin U-17 nasional. Tak hanya itu, Persib U-15 pun berpeluang memberikan prestasi karena saat ini masih berjuang melewati babak delapan besar Piala Soeratin U-15 Jawa Barat.

General Manajer Diklat Persib, Yoyo S. Adiredja mengungkapkan, pihaknya akan menggelar evaluasi secara menyeluruh. Dikatakan, evaluasi tersebut tidak hanya akan menyinggung kontribusi pemain tetapi juga terhadap metode kepelatihan.

“Kalau tim ini (PERSIB U-18) kan sebenarnya kelompok U-16 yang juara tahun kemarin, begitu juga tim U-20 yang juara di kelompok U-19. Kami harus evaluasi secara menyeluruh, apakah kami stagnan, sedangkan tim lain maju atau justru ada penurunan, tidak hanya pemain juga pelatih, “ ujar Yoyo, dikutip dari laman resmi klub.

Yoyo menjelaskan, evaluasi secara menyeluruh artinya juga akan meliputi faktor-faktor di luar tim, seperti faktor pendukung. Yoyo menyatakan akan memperhatikan setiap faktor pendukung tersebut, agar kinerja ke depan bisa maksimal demi perkembangan tim.

“Nanti akan dilihat satu per satu, karena bidang lain seperti bidang umum dan manajemen juga harus mendukung secara optimal sehingga jalannya kepelatihan bisa maju. Proses tahun ini sebenarnya sama, tim hanya tambah satu atau dua pemain. Jadi ini mungkin soal metode, tapi intinya harus ada evaluasi secara menyeluruh," jelasnya.

Sementara itu tim Persib u-18 akan menggelar evaluasi internal usai langkah mereka terhenti di delapan besar. Asisten pelatih Persib U-18, Yusuf Rojali mengatakan evaluasi digelar supaya muncul nama pemain yang kelak promosi ke tim Persib u-20 dan pemain yang bertahan.

“Dengan tidak berhasilnya maju ke Semi Final, tentunya kami akan evalusi baik bagi pemain maupun pelatih. Yang pasti, evaluasi pemain akan dibahas di antara tim pelatih untuk menentukan siapa yang layak masuk ke tim Persib U-20 tahun depan,” kata Yusuf.

“Kami akan evaluasi semuanya mulai dari perekrutan pemain, program latihan hingga hasil tes. Itu semuanya nanti akan disampaikan kepada manajemen sehingga kami bisa menentukan siapa yang akan naik kelas dan siapa yang dikembalikan ke klub sebelumnya,” tambahnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR