Ki Kusumo Harapkan Parfi 56 Konsisten Pada Visi Bersama

Hiburan

Kamis, 31 Oktober 2019 | 22:36 WIB

191031223934-ki-ku.jpg

Eddie Karsito


Kepemimpinan yang kuat bersumber dari budaya organisasi yang kuat. Yaitu, sebuah kepemimpinan yang mampu menyebabkan kesatuan tindakan dan bergerak ke arah yang tepat.

“Kepemimpinan harus menjadi energi yang menciptakan kehidupan organisasi yang terkoordinasi dalam tata kelola yang etis, serta mendapat respon positif dari integritas pribadi setiap individu,” ujar Ki Kusumo, kepada galamedianews.com, saat ditemui di kantornya di kawasan Jatiasih Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/10/2019).

Pandangan aktor, sutradara, produser, yang juga ahli metafisika ini, menjawab pertanyaan galamedianews.com, dalam hal mengkiritisi seputar eksistensi organisasi Persatuan Artis Film (Parfi) 56. Sebagai salah satu pendiri, Ki Kusumo, mengaku secara normatif juga ikut bertanggung jawab terhadap gerak langkah organisasi insan artis yang kini sudah berusia tiga tahun ini. Hari Jadi Parfi 56 ke-3 jatuh pada 24 Oktober 2016 – 2019.

Tiga tahun Parfi 56, kata Ki Kusumo, orang-orang yang terlibat di dalamnya, harus tetap memiliki visi bersama. “Konsisten pada visi bersama. Menyatukan dan menyemangati semua pihak agar fokus pada visi bersama untuk kemajuan insan film dan industri perfilman Indonesia,” ujarnya.

Momentum ulang tahun Parfi 56, lanjut Ki Kusomo, harus menjadi energi pendorong untuk terciptanya budaya kolaborasi. Menyatukan semua kepentingan ke dalam visi organisasi. “Belajar dari sejarah dengan berbagai kegagalan yang sempat menerpa organisasi insan film, maka Parfi 56, harus bisa menjadi fasilitator pencapaian kinerja. Parfi 56 harus produktif dalam rangka peningkatan kompetensi dan ekonomi anggotanya,” ujar sineas yang pernah membintangi dan memproduseri film ’Jangan Menangis Sinar’ (2013) ini.

Ki Kusomo, juga berharap agar semua pihak tidak melupakan orang-orang yang pernah berjasa atas berdirinya Parfi 56. Para pengurus dan anggota Parfi 56 harus tetap menjaga khittah serta marwah organisasi yang telah diletakkan dasar-dasarnya oleh para pendiri Parfi 56.

“Menjaga soliditas antar pengurus dan anggota Parfi 56. Menjaga kewibawaan organisasi dan tentu dapat mensejahterakan para anggotanya. Tidak melupakan sejarahnya dan para pendirinya,” ungkapnya.

Parfi 56, adalah wadah bagi artis film Indonesia, untuk mengembangkan potensinya agar dapat berperan penting dan memberikan kontribusi bagi kemajuan perfilman nasional sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif.  Parfi 56 memiliki komitmen mengadakan berbagai program untuk meningkatkan kreativitas dan juga silaturahim diantara para aktor dan pelaku industri perfilman Indonesia.

Parfi 56 kini dinahkodai Marcella Zhalianty. Salah satu langkah yang telah dicapai Parfi 56, adalah mewujudkan Bioskop Rakyat. Bioskop ini hadir menjangkau penonton film masyarakat bawah. “Dengan adanya Bioskop Rakyat ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal aktor dan aktris Indonesia lewat film yang ditayangkan,” ujar aktor dan produser yang kini tengah menyiapkan produksi film kungfu bertajuk ’Lo Ban Teng’ ini.

Editor: boedi azwar

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR