Dikuasai Miliarder Timur Tengah, Akankah MU Ikuti Jejak Manchester City?

Soccer

Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:56 WIB

191022170128-dikua.jpg

@ManUtd


PANGERAN Saudi, Mohammed Bin Salman, dikabarkan siap meluncurkan percobaan ketiga untuk membeli Manchester United. Tawaran terakhirnya berada di angka 3 miliar poundsterling atau sekitar 55 triliun rupiah.

Pemilik MU saat ini, keluarga Glazer dari Amerika Serikat, mewujudkan pembelian MU yang kontroversial pada tahun 2005 silam. Namun, Glazer kesulitan menjaga taraf kesuksesan MU selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Santer Bakal Diakuisisi Pangeran Arab, Keluarga Glazer Masih Diyakini Kuasai MU

Menurut Fox Sports, MU juga menanggung utang yang cukup besar, masalah utama Glazer. Namun, sekarang kabarnya ada salah satu anggota paling berpengaruh dari kerajaan Arab Saudi yang siap membeli MU, dia Mohammed Bin Salman.

Beberapa tahun terakhir, fans MU berulang kali menyanyikan protes mereka terhadap keluarga Glazer. Teranyar, mereka terang-terangan mengusir Glazer ketika MU bermain imbang 1-1 dengan Liverpool akhir pekan lalu.

Baca Juga: Perbedaan Utama Manchester United Dulu dan Sekarang

Memang belum pasti apakah Glazer siap menjual MU setelah 14 tahun memimpin. Namun, tekanan dari fans bisa jadi mengubah situasi tersebut.

Glazer dianggap gagal menjaga kualitas tim ketika menjalani masa transisi pasca kepergian Arsene Wenger. Pemilik MU ini kalah jauh jika dibandingkan dengan FSG (Liverpool), Kroenke (Arsenal), dan CFG (Manchester City).

Keluarga Glazer membeli MU seharga 790 juta poundsterling atau 14,5 triliun rupiah (kurs saat ini) pada tahun 2005 lalu. Namun, nilai klub sudah meningkat empat kali lipat di tahun 2019 ini.

Baca Juga: Tak Menyerah Ambil Alih Manchester United, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Siapkan Rp 55 Triliun

Kondisi tersebut membuat salah satu penyandang nama Glazer ingin menjual klub, meski banyak yang menentang. Kabarnya, Kevin Glazer (co-owner) siap menjual 13 persen sahamnya di MU.

Artinya, mulai ada perpecahan dalam keluarga Glazer beberapa tahun terakhir, mungkin berkat protes fans. Kevin Glazer jadi yang pertama, tapi masih ada Avram, Joel, Bryan, Edward, dan Darcie Glazer yang belum mengambil keputusan.

Mohammed bin Salman pertama kali dikabarkan tertarik membel MU pada Oktober 2018, tepat setahun yang lalu. Saat itu, kabarnya dia ingin membeli MU secara sepenuhnya, bukan hanya saham.

Pangeran ini merupakan salah satu anggota terhormat dari keluarga royal Saudi - marga Saud. Dia jelas punya cukup uang untuk mengakuisisi Setan Merah.

Namun, sampai saat ini Mohammed bin Salman dipaksa menunggu sikap MU. Dia hanya ingin membeli jika Glazer siap menjual, tanpa bermaksud memaksa.

Jika pembelian ini terwujud, kota Manchester bakal dikuasai dua miliarder Timur Tengah. Man CIty sudah dibeli Sheikh Mansour (Abu Dhabi) sejak tahun 2008, MU mungkin menyusul.

Apa Artinya Bagi MU?

Sekiranya pembelian ini terwujud, apa artinya bagi MU? Untung atau rugi?

Berkaca pada kasus sejumlah klub yang dibeli miliarder Timur Tengah, tampaknya MU bakal lebih banyak untung daripada ruginya. Man City contoh yang paling jelas, juga masih ada PSG.

Umumnya, mereka tidak segan mengeluarkan banyak uang untuk mendukung pelatih membeli pemain terbaik. Man CIty sudah bertahun-tahun membeli pemain-pemain mahal, pun PSG.

Sebab itu, Mohammed bin Salman bisa jadi pemilik yang lebih baik daripada Glazer. Setidaknya dia bakal menggelontorkan miliaran poundsterling untuk mendatangkan pemain-pemain top.

Sumber: Bola.net

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR