Ini Imbauan Diskar PB pada Warga Saat Menghadapi Angin Kencang

Bandung Raya

Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:00 WIB

191022144743-ini-i.jpg


BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat terkait angin kencang yang melanda wilayah Jabar dalam tujuh hari ke depan. Bahkan, di beberapa wilayah angin kencang ini sempat menghempaskan rumah warga dan menumbangkan sejumlah pohon.

Sebagai tindakan antisipasi, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Sihar Pandapotan Sitinjak mengimbau, jika terjadi angin puting beliung, masyakarat mesti mengevakuasi diri ke tempat yang struktur bangunannya kuat dan jangan berjalan ke arah yang akan memotong jalur angin puting beliung.

“Jika ada angin kencang kita lihat ke atas, jangan di bawah struktur yang lemah, seperti kanopi. Cari struktur yang kuat seperti atap dan kolomnya itu beton. Jangan berlindung di bawah pohon, cari struktur kuat, jangan berjalanan di jalur perjalanannya angin itu, kita lihat jalur angin kemana kita evakuasi kemana jangan memotong jalur angin,” ucapnya yang dikutip saat on air di PRFM, Selasa (22/10/2019).

Masyarakat juga tidak disarankan untuk mendokumentasikan saat terjadinya puting beliung, sebab khawatir terbawa oleh angina karena tidak sempat menyelamatkan diri.

“Kita imbau, biasanya masyarakat kan ingin paheula-heula mendokumentasikan, harus berhati-hati, biarlah orang yang lebih profesioanal yang mengabadikan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya telah melakukan beberapa tindakan seperti imbauan, simulasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama masyarakat di wilayah yang mempunyai sejarah dan berpotensi terjadinya bencana angin puting beliung, khususnya di wilayah Bandung Timur.

“Dalam beberapa hari memang kencang, berdasarkan laporan BMKG juga cukup kencang. Tapi Alhamdulillah sekarang, khusus di Kota Bandung anginnya masih cukup kencang, tapi tidak sampai merusak, kita juga sudah melakukan beberapa tindakan, yaitu imbauan, simulasi dan sosialisasi kepada masyarakat teruatana di wilayah yang punya sejarah dan berpotensi angin puting, seperti Bandung wilayah timur, karena kalau kita lihat ada potensi,” tuturnya.

Sihar mengatakan pihaknya telah menyiapkan tiga regu dan rescue yang berkaitan dengan bencana angin puting beliung guna mengantisipasi terjadinya bencana, sehingga bisa ditindak dengan cepat.

“Selain melakukan antisipasi dan eduaksi kepada masyarakat, kita menyiapkan, khusunya dari tim damkar, yaitu pasukan rescue yang berkaitan dengan bencana angin puting, sudah kita keluarkan dari gudang dan dimajukan keluar, kita juga ada tiga regu yang standby,” jelasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR