Sri Mulyani Orang ke-12 yang Dipanggil Jokowi ke Istana Negara

Nasional

Selasa, 22 Oktober 2019 | 09:54 WIB

191022095556-sri-m.jpg

CNN Indonesia


MENTERI Keuangan Kabinet Kerja jilid I, Sri Mulyani Indrawati menjadi calon menteri pertama yang tiba di Istana Kepresidenan pada hari kedua pengenalan calon menteri/pembantu Presiden Joko Widodo untuk periode 2019-2024.

Sri Mulyani tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, dan langsung menuju ke dalam Kompleks Istana.

Sri Mulyani mengenakan kemeja berwarna putih lengan panjang dipadu dengan celana panjang warna hitam.  Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu tidak memberikan keterangan kepada wartawan dan langsung menuju ke dalam istana.

Sri Mulyani Indrawati menjadi orang Ke-12 yang dipanggil Presiden Joko Widodo jelang pengumuman Kabinet Jilid II. Sejumlah wartawan pun sempat menanyakan kapan ditelepon Presiden Jokowi untuk hadir di Istana.

Ia hanya melambaikan tangan kepada wartawan yang menunggunya dan tidak menjawab pertanyaan apa pun. Ia ditawari posisi yang sama sebagai menteri keuangan atau posisi lainnya.

Selama Kabinet Kerja, Sri Mulyani menduduki posisi sebagai Menteri Keuangan.

Sri Mulyani juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden SBY. Sri Mulyani juga pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian.

Pada Senin (21/10), Presiden Jokowi sudah memanggil 11 orang ke istana kepresidenan. Mereka adalah Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, CEO dan pendiri Gojek Nadiem Makarim, Komisaris Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama, pendiri Mahaka Group Erick Thohir, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Selanjutnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Komisaris PT Adhi Karya Fajrul Rachman, dan staf khusus Mensesneg Nico Harjanto.

Presiden Jokowi dalam media sosial resminya, susunan kabinet pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Mereka tersebar di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, TNI dan polisi.

Presiden mengatakan para menteri terpilih adalah sosok yang inovatif, produktif, pekerja keras, serta tidak terjebak rutinitas yang monoton.

Tugas mereka adalah bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan tapi memastikan masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR