Harapan Sederhana Emak-emak untuk Jokowi-Ma'ruf

Bandung Raya

Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:25 WIB

191020172645-harap.jpg

@setkabgoid


SEJUMLAH ibu rumah tangga (IRT) mengungkapkan harapannya terhadap Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan K.H. Ma'ruf Amin yang baru saja dilantik di Gedung MPR Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Seperti diungkapkan Neni Mardiana dan Tuti Widiawati warga Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. "Saya berharap kepada Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin yang saat ini dilantik, harga-harga sembako yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari jangan sampai melambung. Kalau bisa harganya bisa terjangkau oleh masyarakat dan tidak terlalu mahal," harap Neni kepada galamedianews.com.

Neni berharap, harga-harga sembako disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat. Terutama bagi masyarakat kecil yang pendapatannya sangat minim dan tidak menentu.

"Jangan sampai harga-harga sembako melambung, sementara pendapatan dan ekonomi masyarakat kurang baik, sehingga memberatkan masyarakat. Terutama bagi masyarakat kecil," katanya.

"Apalagi untuk warga yang tak memiliki pekerjaan tetap, seperti tukang becak yang dialami keluarga saya sendiri. Pendapatannya itu tak menentu. Coba kalau pendapatan hasil narik becak itu sebesar Rp 20.000/hari, hanya cukup untuk beli beras 2 kg. Sementara anaknya ada beberapa orang, lantas bagaimana untuk memenuhi kebutuhan lauk pauknya?" imbuh Neni.

Tuti Widiawati, janda beranak dua yang sudah dua tahun ini menjadi kepala keluarga mengungkapkan, untuk menghidupi dan membiayai sekolah anaknya, ia sehari-hari terpaksa jualan seblak dengan pendapatan tak menentu. Rata-rata keuntungannya antara Rp 20.000-Rp 30.000/hari.

Ia berharap, dengan memasuki dua periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi dirinya.

"Khususnya bagi saya sebagai orang kecil. Kami ingin ada kemudahan dalam meningkatkan ekonomi, supaya anak saya yang saat ini sekolah di SD dan SMP bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena untuk menyekolahkan anak harus tersedia biaya yang cukup. Saya ingin anak saya bisa sekolah lebih tinggi supaya berguna bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR