Parkir di Tempat Khusus Disabilitas Bakal Digembosi

Daerah

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:53 WIB

191018195744-parki.jpg

Dok


DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Depok akan melakukan tindakan tegas bagi pengendara yang parkir bukan pada tempatnya. Penggembosan ban dan sanksi gembok ban akan dilakukan bagi kendaraan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat yang parkir di tempat khusus disabilitas di Gedung Parkir Balai Kota Depok.

Kepala Seksi Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Depok, Sukmara mengatakan, sanksi diberikan karena aturannya sudah jelas. Aturan itu yakni berdasarkan Surat Perintah Wali Kota Depok Nomor 461/0369-DPAPMK perihal permintaan untuk menyiapkan lahan parkir khusus wanita (ladies parking) dan lahan parkir khusus untuk orang berkebutuhan khusus (difabel parking) di lingkup Pemkot Depok.

Baca Juga: Parkir Sembarangan, 10 Motor Digembosi

"Parkir disabiltas harus digunakan untuk memudahkan disabilitas yang bermobil. Jadi, penegakannya harus tegas," ujar Sukmara di Balai Kota Depok, Kamis (17/10/2019) seperti dirilis republika.co.id.

Sukmara menjelaskan, bagi pemobil lain yang tidak mengindahkan parkir khusus disabilitas akan diberikan sanksi tegas. Sanksi bisa dengan gembok ban dan penggembosan ban mobil.

Baca Juga: Sebelum 10 Menit, Pengelola Parkir Tak Boleh Kenakan Tarif

"Kami menyediakan lahan parkir khusus wanita dan disabilitas sejak 1 Agustus 2017. Lahan parkir yang ditetapkan yaitu lantai 1B dan 2A Gedung Parkir Balai Kota Depok. Ada sekitar 63 slot parkir mobil yakni 21 slot di lantai 1B dan 42 slot di lantai 2A," jelasnya.

Dia menambahkan, lantai 1B dan 2A ditetapkan sebagai tempat parkir khusus wanita dan disabilitas untuk memudahkan mereka mengakses parkir. Sebab, kedua lantai tersebut dekat dengan pintu masuk dan pintu keluar mobil.

"Kami harus menyediakan tempat yang dekat dengan akses pintu masuk dan keluar, karena untuk lebih memudahkan pengemudi wanita. Apalagi untuk disabilitas. Di lokasi juga telah dipasang spanduk pemberitahuan," tukasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR