Gara-gara Viral di Medsos, Pelaku Tabrak Lari Diciduk Polisi

Bandung Raya

Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:26 WIB

191017135738-gara-.jpg

Laksmi Sri Sundari


PELAKU tabrak lari yang menewaskan seorang kakek bernama Endang (78) di Jalan Raya Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/10/2019) lalu, diamankan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi saat berada di rumah korban.

Kejadian tabrak lari tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV, dan videonya sempat viral di media sosial. Video itu memperlihatkan sebuah mobil berwarna putih yang berhenti di tepi jalan. Kemudian tampak sang pengendara berlari ke belakang kendaraanya, lalu melihat bagian depan mobilnya sebelum tancap gas kembali. Terlihat kepanikan karena sang pengendara tancap gas dengan kondisi pintu mobil masih terbuka.

"Alhamdulillah berawal dari laporan masyarakat, dan sempat viral di beberapa media sosial, video orang sehabis menabrak sepertinya panik, keluar kendaraan kemudian masuk lagi. Jajaran Satlantas Polres Cimahi dibantu Satreskrim dan polsek kita bentuk timsus, Alhamdulillah sudah terungkap," jelas Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara di Mapolres Cimahi Jln. Amir Mahmud, Kamis (17/10/2019).

"Jadi memang itu murni tabrak lari, bukan pembunuhan. Antara korban dan pelaku juga tidak saling mengenal," sambungnya

Menurut keterangan pelaku, kata Rusdy, saat itu dini hari menjelang subuh, pelaku hendak pulang kerja setelah lembur. Kemudian di daerah Cipatik kurang kewaspadaanya, lalu melihat korban dan menabrak korban yang merupakan warga Jalan Aki Padma, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Pelaku panik pada saat itu, kemudian melarikan lari.

"Terungkap kasus ini, karena adanya itikad  baik pelaku dan keluarga pelaku, yang  saat itu mendatangi pihak keluarga korban untuk menjelaskan dan meminta maaf. Setelah itu kami dihubungi oleh keluarga korban, Satlantas Polres Cimahi mendatangi kesana dan pelaku berhasil diamankan, berikut barang bukti kendaraan yang digunakan saat kejadian," bebernya seraya mengatakan jika korban meninggal ditempat kejadian.

Rusdy mengaku jika pihaknya saat ini sedang mendalami penyebab tabrak lari tersebut. "Untuk lebih detail kelalaiannya, sedang kami dalami. Sekarang kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dan beberpa saksi lainnya, yang jelas tersangka lalai. Mungkin keadaan lelah karena habis pulang kerja," tuturnya.

Akibat perbuatannya, HR dijerat pasal 310 ayat 4 juncto 312 UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdy mengimbau kepada pengendara, baik roda dua maupun roda empat untuk lebih hati-hati dalam berkendaraan.

"Kepada seluruh pemakai jalan, sebelum menaiki kendaraan perhatikan Kesehatan kendaraan, dan kesehatan diri. Kesehatan kendaraan itu fungsi rem, lampu , dan lain sebaginya. Kesehatan diri pengemudi, kalau dirasa kurang sehat atau  lelah capai, kami sarankan berisiritahat. Setelah segar baru melanjutkan perjalanan," pungkasnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR