Di Daerah Ini, Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp 45 Ribu

Nasional

Rabu, 16 Oktober 2019 | 18:36 WIB

191016184016-di-da.jpg

dok


HARGA isi ulang gas LPG (Liquified Petroleum Gas) 3 Kg (kilogram) di wilayah Kabupaten Melawi, Provinsi Kalbar melambung tinggi dipasaran dari Harga Eceran Tetap (HET) yang ditentukan.

Sontak, hal inipun dikeluhkan para emak emak dan pedagang kecil yang sehari harinya mengandalkan Gas LPG 3 kg untuk kebutuhan memasak.

"Pemerintah tolong dong, lakukan pengecekan dilapangan. Kenapa harga Gas 3 kg, makin mahal hingga capai Rp 30 ribu di dalam kota Nanga Pinoh," keluh Tina salah seorang Warga Tanjung Niaga, kepada Suarakalbar.co.id, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Polres Bogor Ungkap Kasus Suntik Gas Oplosan

Selain mahal, untuk mendapatkan tabung Gas isi ulang 3 Kg, katanya sejak beberapa minggu ini sangat sulit didapat disejumlah pangkalan ataupun toko pengecer.

"Banyak yang kosong menjual. Alasannya, mereka penjual memang lagi langka. Karena kurang lancarnya suplai Gas 3 Kg," bebernya.

Tim Suarakalbar.co.id mencoba melakukan penelusuran harga ke salah satu Agen Gas LPG 3 kg yang terletak di Jalan Gelora Juang MTQ Nanga Pinoh Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh.

Baca Juga: Tukarkan Gas Elpiji 3kg-Mu Dengan Bright Gas Hanya Rp 5.000

"Kita jual masih Rp 27 ribu pertabung Gas isi ulang 3 kg. Saat ini gas memang lagi kosong, karena suplai dari Sintang agak kurang lancar. Ntah apa penyebabnya," ungkap pemilik Agen kepada Suarakalbar.co.id

Untuk saat ini, didalam kota Nanga Pinoh, harga jual Gas LPG 3 kg disejumlah pengecer bervariasi. Mulai dari 30 ribu hingga 35 ribu pertabungnya.

Sedangkan dibeberapa kecamatan yang jauh dari pusat Kota Nanga Pinoh seperti Kecamatan Sokan, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kecamatan Menukung dan Kecamatan Belimbing Hulu.

Baca Juga: Di Jabar Ada 4.997.321 Warga yang Berhak Membeli Gas Melon

Harga Gas LPG 3 kg sudah sangat tinggi. Bahkan ada yang menembus harga Rp 45 ribu pertabungnya, yang dijual dikampung kampung pedalaman Melawi.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR