Tenis Meja Tidak Dipertandingan di PON, Pemprov PTSMI Jabar Kecewa dan Prihati

Sport

Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:12 WIB

191013161231-tenis.jpg

PENGRUS Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengprov PTMSI) Jawa Barat prihatin dengan telah dikeluarkan SK terbaru Cabang Olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020. Dalam SK itu hanya 37 cabang olahraga yang dipertandingkan dari sebelumnya 47 cabor. Dimana salah satu cabor tenis meja tidak termasuk yang dipertandingkan di PON nanti.

"Terus terang kita merasa prihatin tenis meja tidak dipertandingkan di PON nanti, begitu juga dengan 10 cabor lainnya," ungkap Ketua Pengprov PTMSI Jabar, Ade Koesjanto, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (13/10/2019).

Ade mengakui, bakalan tidak dipertandingkan sudah terlihat pada saat gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), sampai Asian Games dan hingga sekarang PON tenis meja tidak dipertandingkan.
"Permasalahannya apa ini, geragatnya sudah terlihat pada Popnas hingga Asian Games, tenis meja tidak dipertandingkan hingga sekarang berlanjut ke PON kami sangat tidak mengerti," terangnya.

Pihaknya pun akan segera melakukan rapat dengan pengurus Pengprov PTMSI, dengan mengundang Pengcab-Pengcab, atlet Pelatda, kita lakukan ini untuk membahas dan memberitahukan permasalahannya.

"Kita perlu langkah kedepan, kita akan pertanggung jawabkan kepada KONI, Pemerintah provinsi, Pengcab-Pengcab, dan kepada atlet mengenai permasalahan ini, kami akan mengadakan rapat besok (hari ini red)," ucapnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR