Lulus SLTA, Pelajar Subang Lebih Pilih Bekerja Ketimbang Kuliah

Daerah

Senin, 30 September 2019 | 18:31 WIB

190930183652-lulus.png

LULUSAN SLTA/sederajat lebih memilih bekerja ketimbang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal ini terungkap dalam Workshop Milenial dengan Tema Relevansi Pendidikan dan Dunia Kerja di Dilagas Cafe Kelurahan Pasirkareumbi, Subang, Senin (30/9/2019)

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmograsi (Disnakertrans) Subang, Kusman Johana mengatakan, dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang, dari 13 ribu lulusan setiap tahunnya, hanya 20 persen yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Baca Juga: Tahun Depan Subang Miliki Jalan Lingkar

"Data hasil analisa, dari 13 ribu lulusan setiap tahunnya, hanya 20 persen yang melanjutkan ke Pergruan Tinggi, sisanya memilih kerja dan mencari pekerjaan," kata Kusman seperti dirilis tintahijau.com.

Fenomena ini, kata Kusman menjadi masalah baru bagi bagi generasi muda ke depan. Dia berharap, fenomena itu harus diputar balik, lulusan SLTA lebih banyak melanjutkan pendidikan ketimbang bekerja.

Baca Juga: Bupati Subang, TPA Panembong Sudah Tidak Layak

"Pendidikan, apapun alasannya penting dan perlu. Dalam proses ini, bisa menjadi media untuk menguatkan skill. Muaranya, saya berharap banyak anak-anak muda memilih sebagai penyedia lapangan kerja melalui usaha kreatuf, ketimbang harus bekerja di tempat lain," jelasnya.

Lebih jauh, Kusman memaparkan usia kerja di Subang sebanyak 1.2 juta lebih. Sebanyak 790 ribu sudah bekerja, baik di dalam maupun di luar negeri. Sementara sisanya, atau sebanyak 67 ribu masih menjadi pengangguran.

Baca Juga: Gibas Nilai Kinerja Pemkab Subang Jalan di Tempat

Dosen STIESA Subang Gugyh Susandy mengatakan, dari 1004 lulusan Perguruan Tinggi 1004 sebanyak 22 persen lulusannya membuka usaha sendiri atau wirausaha, 45,7 persen bekerja di lembaga keuangan dan perbankan, 21 persen masuk di intansi pemerintah/bumn dan 8,6 persen lain-lain.

Workshop Milenial diikuti puluhan mahasiswa dari sejumlah Kampus di Kabupaten Subang. Kegiatan ini merupakan project perdana Civil Society Subang.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR