Gibas Nilai Kinerja Pemkab Subang Jalan di Tempat

Daerah

Senin, 23 September 2019 | 15:47 WIB

190923155118-gibas.jpg

Ketua Gibas Subang, Iwan Irawan Prayoga saat berorasi dihadapan Asda II yang menerima kedatangannya didampingi Kepala Kesbangpol, Udin Jazudin.


GABUNGAN Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) Subang menggeruduk ke kantor Pemkab Subang, Senin (23/9/2019) siang usai melakukan unras ke pabrik yang sedang dibangun di daerah kecamatan Dawuan yang dinilai mengganggu lingkungan. Bahkan di halaman kantor Bupati pun mereka menilai kinerja aparatur kurang maksimal dan jalan di tempat, sehingga banyak program yang tidak terealisasikan.

Ketua Gibas Subang, Iwan Irawan Prayoga memberikan boneka berwarna pink dan diterima Asisten Daerah II, Dr.H. Komir Bastaman didampingi Kepala Kantor Kesbangpol, Udin Jazudin sebagai simbol, bupati masih menjadi boneka pihak lain sehingga dalam rotasi dan mutasi serta promosi pejabat beebrapa hari kemarin masih terindikasikan KKN.

"Kami mencium masih ada transaksional di belakang, sesudah pelantikan ada kasak-kusuk ada transaksi. Bupati harus berani menangkap, karena yang melakukan diduga orang di sekitaran dia sendiri," kata Iwan

Selain itu dalam aksinya, salah seorang orator, Heri meminta ketegasan Bupati dan jajarannya untuk menututp pabrik yang ada di daerah Dawuan 

“Kita juga menuntut Pemkab Subang agar menghentikan pembangunan PT Global Diari Alami yang berada di Desa Menyeti, Kecamatan Dawuan, Subang ditutup karena sudah mencemari lingkungan oleh bau kotoran sapi,” katanya.

Termasuk adanya hutang sebesar Rp 2,3 milyar kepada pihak ketiga untuk pembayaran makan dan minum agar segera dilunasi karena sudah mencerminkan ketidak mampuan Pemkab. Subang dalam mengelola keuangan.

Apalagi dengan adanya rencana pinjaman Pemkab ke Bank Jabar sebesar Rp 440 milyar akan membebani masyarakat apalagi belum ada kejelasan resmi terkait peminjaman tersebut, sehingga harus dihentikan. Belum lagi soal keterbukaan anggaran APBD dengan membuat website Pemkab Subang sesuai janji politik Ruhimat dan Agus Masykur saat kampanye.

“Kedatangan kami ke Pemkab ini kami sangat prihatin sekali dengan banyaknya persoalan-persoalan yang belum beres atau tuntas kegiatan atau pelaksanaan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Subang di saat sekarang ini,” katanya.

Unjuk rasa damai itu berjalan aman dan tertib serta mendapat pengawalan dari pihak keamanan Polres Subang dan Satpol PP.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR