Persib Bermain Sangat Lambat

Liga Indonesia

Rabu, 18 September 2019 | 22:04 WIB

190918220615-persi.JPG

Darma Legi

Pemain Persib Bandung Kevin Van Kipperluis (tengah) menyontek bola yang berusaha dihalau penjaga gawang Semen Padang pada pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Rabu (18/9/2019). Pada pertandingan tersebut Persib Bandung berhasil ditahan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.


PERSIB Bandung mesti menelan pil pahit usai ditahan imbang 1-1 (1-0) oleh Semen Padang, dalam laga lanjutan Liga 1 musim 2019 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/2019) malam.

Melawan tim juru kunci tersebut, skuat Maung Bandung hanya dapat mencetak satu gol via Ghozali Siregar. Sementara gol penyama kedudukan tim tamu berasal dari Dany Karl Max.

Tak hanya gagal mengonversi peluang dari titik putih, usai Ezechiel N'douassel dilanggar di kotak penalti, bahkan dari segi ball possesion, Persib pun kalah dari tim berjuluk Kabau Sirah tersebut, yakni 49 persen berbanding 51 persen.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengaku, timnya bermain lambat dalam laga kali ini. Bahkan, dirinya tak menyangkal, di 15 menit awal timnya bermain sangat lambat. Hal ini karena kurangnya masa pemulihan, mengingat Persib baru saja melakoni laga tandang melawan Tira-Persikabo, di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu (14/9) lalu.

"Tapi kita berhasil unggul 1-0 di menit 19 lewat gol yang bagus. Dan, setelah itu tim mulai menyerang, tapi Semen Padang bermain lebih menyerang," ujar Alberts, dalam jumpa pers usai laga.

Robert Rene Alberts juga mengatakan bahwa timnya bermain tidak sesuai rencana. Permainan yang diperagakan Persib jauh dari harapan dan skemanya. "Ini bukan permainan yang saya suka, long ball, direct ball bukan permainan yang saya suka," ujarnya.

Robert memandang, banyak peluang yang gagal dimanfaatkan Persib di laga itu, termasuk tendangan penalti yang gagal dieksekusi dengan sempurna. Selain itu, masalah ketenang pemain juga menjadi kendala. "Banyak sekali membuang peluang, termasuk penalti," ucapnya.

Sementara mnanggapi pergantian pemain yang menarik Ghozali Siregar dan digantikan Ezechiel N'douasel di babak kedua, Robert menegaskan bahwa ini sudah rencananya. Eze sengaja disimpan terlebih dahulu karena baru tiba di Bandung.

Pada laga itu, Robert sebenarnya sempat menitahkan anak asuhnya untuk mengerahkan seluruh kemampuan mereka, mengingat rivalnya mulai berani bermain lebih terbuka. Namun b9egitu, dia tak menepis, jika Persib bermain cukup lambat, yang berujung terhadap gol penyama kedudukan dari tamunya.

"Mengecewakan bermain imbang di kandang, mengingat level permainan yang kami tunjukkan di pertandingan terakhir," cetus Alberts.

Alberts menekankan, skuatnya mulai fokus menghadapi Persipura Jayapura, Senin (23/9) mendatang. Apalagi, dirinya memandang, laga melawan Mutiara Hitam bakal berjalan cukup ketat.

"Empat hari lagi kami akan menghadapi Persipura, dan kami segera melakukan persiapan," tandas pelatih asal Belanda tersebut.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR