Diduga Korban Perampokan, Janda Dua Anak Tewas di Rumahnya

TKP

Rabu, 18 September 2019 | 11:45 WIB

190918114725-didug.jpg

Agus Kusnadi/KP


DEDE Tresnawati (36) warga Dusun Golempang Rt 01 Rw 01 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ditemukan tewas di ruang tengah rumahnya, Rabu (18/9/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Rumah korban berada di dalam kawasan obyek wisata pantai Batu Hiu menjadi pusat perhatian bagi para pengguna jalan yang melintas lokasi kejadian perkara.

hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga Dede Tresnawati merupakan korban tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan atau 365 KUHP.

Menurut penuturan Ucin (55) tetangga korban, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah anak kedua dari korban Rizki (7) memberitahu dan meminta saksi untuk melihat ibunya yang tidur dalam kedaan terlentang di ruang tengah rumah korban.

Selanjutnya Usin bersama tetangga yang lainnya langsung mendatangi rumahnya untuk memastikan hal yang disampaikan anak korban tersebut.

"Setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal dunia dengan posisi terletang di lantai," kata Usin.

Pewarta Kabar Priangan, Agus Kusnadi mengabarkan, setelah mengetahui kejadian tersebut warga langsung melaporkan temuannya ke Polsek Parigi.

Kapolsek Parigi AKP Iwan Sukarelawan melalui Kanit Reskrim Iptu Ajat Sudrajat mengungkapkan, hasil dari pemeriksaan di rumah korban dan para saksi, diduga telah terjadi tindak pidana pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan nyawa orang meninggal dunia.

Menurut dari keterangan para saksi, pada malam harinya sekitar pukul 24.00 WIB, rumah korban yang berstatus janda yang juga membuka usaha warung telah didatangi oleh tiga orang pria dengan menggunakan buah sepeda motor RX King dan motor matik.

"Belum diketahui motifnya apa, hanya saja korban telah meninggal dunia dan dua unit kendaraan motor dan handphone milik korban juga hilang," ujarnya.

Setelah dilakukan indentifikasi oleh petugas Inafis Polres Ciamis, atas persetujuan dari pihak keluarga korban, jasad dibawa oleh kendaraan ambulan milik Dinas Kesehatan Kab Pangandaran yang rencananya akan dilanjutkan ke rumah sakit di Bandung dengan menggunakan kendaraan ambulan milik Polres Ciamis untuk diotopsi.


Sering Bertengkar
Di tempat yang sama menurut keterangan dari salah satu warga setempat Abdul Hakim (46) mengatakan, sudah menjadi hal yang biasa rumah korban sering disinggahi tamu.

"Kadang sering terdengar korban cek-cok dengan orang yang bertemu ke rumah korban yang tinggal dengan anak keduanya yang masih kelas satu SD. Anak pertamanya yang sekolah di SMAN 1 Parigi tinggal ngekos di Bojongsalawe," ungkap Abdul Hakim yang akrab disapa Unyil itu.

Namun kegaduhan yang kerap terjadi di rumah korban kata Abdul, tidak begitu dihiraukan oleh warga setempat.

Caption foto: AGUS KUSNADI/ Petugas saat mengevakuasi korban dari dalam rumahnya yang beralamat di kawasan obyek wisata pantai Batu Hiu Parigi ke dalam kendaraan unit ambulan dan dibawa ke rumah sakit untuk di otopsi, Rabu, 18 September 2019.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR