Harga, Alasan Konsumen Pilih Mobil Manual Dibanding Matik

Otomotif

Selasa, 17 September 2019 | 09:35 WIB

190917093610-harga.jpg

dok

SAAT INI, kendaraan automatik atau matik menjadi pilihan baru bagi pengendara, terlebih bagi kaum urban yang akrab dengan kemacetan.

Meski demikian, pada segmen kendaraan terjangkau ramah lingkungan (LCGC) di Indonesia, ternyata model bertransmisi manual masih menjadi favorit.

Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengatakan, hingga saat ini 95 persen konsumen mobil Sigra masih memilih transmisi manual. Sisanya, yakni 5 persen, memilih transmisi matik.

"Kenapa manual lebih laku daripada matik, karena ada perbedaan harga. Mobil automatik lebih mahal Rp10 juta. Ini mempengaruhi pilihan mereka (konsumen)," kata Amelia di sela-sela peluncuran "New Sigra" di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (16/9/2019).

Menurut Amelia, untuk mobil segmen LCGC, Rp10 juta bukanlah hal yang terhitung terjangkau. Terlebih, mayoritas pembeli di segmen ini ialah konsumen pemula yang baru pertama kali membeli mobil.

"Konsumen rentan dengan harga, karena pembeli di segmen ini adalah konsumen pemula yang mayoritas baru pertama membeli mobil. Maka, harga yang membuat mereka milih manual," jelasnya.

Selain mengandalkan Sigra dengan transmisi manual, Daihatsu juga masih mempertahankan pilihan mesin 1.0 L, kendati mesin 1.2 L mulai naik menjadi pilihan utama konsumen Indonesia.

"Karena mesin ini masih ada permintaannya, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan harga terjangkau. Jadi akan kami pertahankan," kata Amelia.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR