Emil: Pemilihan Ketua KPK Sudah Sesuai Aturan

Revisi UU KPK Diminta Segera Disahkan

Bandung Raya

Senin, 16 September 2019 | 15:35 WIB

190916153609-revis.jpg

Anthika Asmara


PULUHAN massa dari Aliansi Masyarakat Jawa Barat melakukan aksi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/9/2019). Mereka mendorong Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk meneruskan aspirasi ke pemerintah pusat agar KPK semakin profesional dalam lakukan penegakan korupsi di Tanah Air.

Selain itu, massa juga berharap Revisi Undang-undang KPK segera disahkan.

"Sudah seharusnya masyarakat mendukung penuh revisi UU KPK, yang bertujuan untuk KPK yang lebih baik dan berintegritas," ujar koordinator aksi, Andri Beri.

Pihaknya, menilai RUU KPK akan menguatkan lembaga antirasuah tersebut bukan melemahkan. Selain itu, keberadaan dewan pengawas adalah merupakan hal yang penting sebagai bagian dalam penguatan KPK.

"Kedepan, kedudukan KPK perlu ditempatkan sebagai bagian dari cabang kekuasaan eksekutif. Namun sebagai lembaga penegakan hukum, KPK tetap tidak dapat diintervensi oleh kekuatan dan kepentingan kelompok manapun," ucapnya.

Andri menambahkan, tidak akan ada lembaga atau instansi pemerintah yang bekerja diluar undang-undang, begitu pula dengan KPK. Pihaknya sendiri telah berkali-kali melakukan aksi selama dua pekan ini agar asprirasi yang disampaikan dapat didengarkan oleh pemerintah.

"Aksi ini sebagai dukungan moral kepada pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan revisi Undang-Undang KPK," tuturnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, terpilihnya Irjen Firli Bahuri menjadi ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) oleh DPR RI. Keputusan tersebut sudah sesuai aturan.

"Saya pikir pemilihan ini sudah sesuai prosedur, tidak ada masalah dalam prosesnya," katanya.

Emil menjelaskan, terkait dinamika yang terjadi setelah terpilihnya Firli mesti diberikan perhatian. Di mana, pemilihan pimpinan di lembaga antirasuah tersebut sempat menuai polemik.

"Karena perhatian terhadap pemberantasan korupsi ini kan lintas dimensi. Tidak hanya dimensi pengambil keputusan tapi suara rakyat," katanya.

Emil berharap, suara dari masyarkat diakomodir sebaik mungkin. Dengan begitu, maka seluruh pihak dapat bersinergi dan memilki pemandangan yang serupa bahwa ke depan KPK harus menujukan kinerja yang lebih baik.

"Sehingga kita semua sepaham, bahwa semua yakin dikepimpinan yang baru setiap saat harus lebih baik. Bukannya mundur tapi makin maju," tuturnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR