AAW Pastry & Bakery Ramaikan Industri Kuliner Bandung

Pariwisata

Minggu, 15 September 2019 | 17:07 WIB

190915170854-aaw-p.jpg

Irwina Istiqomah


BANDUNG memang terkenal dengan kreativitas olahan kuliner yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah. Tidak hanya makanan berat, camilan dari brownies hingga keripik pun banyak diminati.

Adalah AAW (Ata Ata Wae) Pastry & Bakery yang ikut meramaikan industri kuliner di Bandung dengan membuka toko oleh-oleh. AAW membidik pasar di Bandung Selatan yang saat ini tengah gencar mengembangkan sektor pariwisata.

Direktur Utama CV Reksa Jaya Jatiningrat, Devi Slamet Raharja memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya di bidang produksi makanan karena melihat Bandung sebagai daerah yang kaya akan kuliner.

Ia menyebut, pihaknya turut merangkul usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Jawa Barat dengan mengangkat produk-produk lokal unggulan. Ia mencontohkan, produk cokodot dan kopi Garut, sale pisang Majalengka, bandrek Sumedang, olahan stroberi Ciwidey, dan olahan susu Pangalengan.

"Kami ingin memberikan gebrakan baru di dunia kuliner Bandung dengan menyedikan ragam olahan kue. Kami punya brownies filling dengan rasa original, keju, pisang, dan red velvet," ujarnya kepada wartawan di Toko Oleh-Oleh AAW Bandung, Minggu (15/9/2019).

Menurutnya, brownies tersebut berbeda dari yang umumnya karena mengusung konsep filling atau tanpa topping rasa. Selain itu, pihaknya juga memproduksi berbagai macam kue kering.

"Yang terbaru, kami baru saja mengeluarkan produk makanan dari olahan buah dan susu segar yakni Julit (keju lilit), Pelit (apel lilit), Naslit (nanas lilit), dan Bancis (banana cheese). Seluruh produk AAW dijual dengan harga yang terjangkau," katanya.

Ia berharap agar AAW Pastry & Bakery bisa menjadi brand oleh-oleh ikonik yang tidak hanya di Bandung, tetapi juga di Jabar. "Waktu Lebaran, omzet brownies AAW meningkat tajam. Banyak yang beli untuk oleh-oleh bagi masyarakat Bandung yang mudik ke luar kota," ucapnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR