PSSI Kota Bandung Gelar Kursus Pengawas Pertandingan

Soccer

Kamis, 12 September 2019 | 16:47 WIB

190912164840-pssi-.jpg

UNTUK meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pengawas pertandingan, Asosiasi PSSI Kota Bandung menggelar kursus pengawas pertandingan di Wisma Taruna, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Kamis (12/9/2019) kursus ini akan berlangsung selama 5 hari.

Adapun jumlah peserta kursus pengawas pertandingan kali ini berjumlah sebanyak 37 peserta dari target 40 peserta. "Askot pada hari ini sedang menggelar kursus pengawas pertandingan selama lima hari dimana kuota yang disediakan yakni sebanyak 40 peserta," kata Ketua Panitia Pelaksana Kursus, Dian Indriansah.

Lanjut Dian, di kursus kali ini, pihaknya akan memberikan beberapa materi melalui Instruktur PSSI, diantaranya, kode disiplin, kepemimpinan, regulasi, dan law off The game (aturan permainan). Dengan demikian ia optimistis kualitas pertandingan di Kota Bandung akan semakin meningkat.

"Peserta kursus akan dibekali beberapa ilmu diantaranya adalah kode disiplin, kepemimpinan, regulasi, dan law off The game. Insya Allah kualitas pengawas pertandingan akan semakin meningkat," tuturnya.

Dian mengatakan salah satu instruktur dalam kursus kali ini adalah Junardi. saat ini ia tengah menjabat sebagai direktur administrasi Asprov PSSI Jawa Barat serta memiliki pengalaman menjadi pengawas pertandingan di berbagai event pertandingan.

"Kemampuan dalam bidang pengawasan pertandingan Pak Junardi ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena sejumlah laga internasional sepakbola sudah beliau ikuti sebagai pengawas pertandingan, sehingga ia bisa ikut berbagi pengalaman," tuturnya.

Maka dari itu, Dian menilai kehadiran pengawas pertandingan sama pentingnya dengan elemen perwasitan. Dan pengetahuan pengawas pertandingan harus selalu ditingkatkan demi terciptanya sistem pertandingan yang baik.

"Semoga kehadiran kursus ini bisa menjawab bahwa pengawas pertandingan itu sama pentingnya dengan elemen lain di lapangan, tidak hanya pemain dan wasit saja. Karena tanpa mereka pertandingan tidak akan bisa digelar," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR