Perempuan yang Dituding "Menggoda" Bakal Laporkan Balik Ketua Gerindra Garut

Daerah

Rabu, 11 September 2019 | 21:36 WIB

190911213819-perem.jpg

Robi Taufik Akbar


SETELAH tidak menampakan diri, Elis Jihan Tahira (19), warga Kampung Ciparay, Karangpawitan, perempuan yang sedang viral digoda Ketua DPC Gerindra Garut melalui Chat WhatsApp, akhirnya muncul di hadapan publik. Ia pun membuka semua data isi chat tersebut.

Dengan menggunakan kerudung hitam dan pakaian berwarna pink dan ditemani suaminya, Cepi Nawawi yang juga Ketua DPC GRIB Garut, menemui beberapa orang wartawan, dan membuka seluruh data isi chat WhatsApp bersama Enan.

"Semua yang dikatakan Ketua Gerindra Garut tidak benar serta tidak sesuai dengan fakta yang ada di chat WA," ujarnya, Rabu (11/9/2019) malam.

Dikatakannya, seperti yang dikatakan Enan, yang pertama kali melakukkan follow acount IG menudingnya. "Padahal lihat saja buktinya yang meminta konfirmasi kan dia. Yang pertama kali melakukan DM dia sendiri dan mengatakan 'salam kenal'" ucapnya.

Ia juga mengaku, semua data sudah di persiapkan setelah Ketua DPC Gerindra melakukan pelaporan ke Polres Garut atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik.

"Saya bersama suami mempersilahkan untuk melakukan pelaporan. Itu kan haknya dia sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jelas kita juga berdua sudah siap untuk melakukan pelaporan lagi," katanya.

Ia juga menjelaskan sebagai warga negara memiliki hak untuk melaporkan kembali tuduhan yang telah dilakukan oleh Enan. "Kita berdua juga akan melaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik serta menganggu kententraman rumah tangga. Saya sempat ribut dengan suami setelah diberi tahu adanya chating. Termasuk adanya permintaan dari Enan yang meminta mencarikan perempuan untuk dijadikan pacar. Ada ko dalam chatingan kalau dia meminta saya untuk mencarikan. Tetapi saya tolak emangnya saya mucikari," cetusnya.

Cepi Nawawi, suami Elis, mengaku, tidak akan takut menghadapi laporan yang telah di lakukan Ketua DPC Gerindra Garut. "Ya, saya juga akan melaporkan kembali," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR