Gubernur Gorontalo: Indonesia Masih Butuh Pemikiran Habibie

Nasional

Rabu, 11 September 2019 | 16:57 WIB

190911170207-guber.jpg

dok

BJ Habibie

GUBERNUR Gorontalo, Rusli Habibie mengajak masyarakat Indonesia mendoakan Presiden RI ketiga BJ Habibie karena pemikiran dan nasihatnya masih dibutuhkan semua pihak, termasuk untuk Rusli yang sering menerima nasihat darinya.

"Sebagai Gubernur Gorontalo dan juga keponakan beliau, saya undang agar masyarakat seluruh Indonesia berdoa untuk keselamatan dan kesehatan beliau karena sangat kita butuhkan pemikiran-pemikiran beliau," ungkap Rusli ketika ditemui di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Quraish Shihab Memegang Tangan BJ Habibie Saat Menjenguk Presiden RI Ke-3

Menurut Rusli, dua pekan sebelumnya dirinya menemani Habibie. Terkadang Habibie, ujarnya, melupakan usianya yang sudah sepuh dan tetap bersemangat memberikan nasihat terutama kepada Rusli yang menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Gorontalo.

Habibie menasihati untuk mencontohnya, yang cukup lama mendampingi Presiden RI kedua Soeharto dan mengharumkan nama keluarga Habibie, ujarnya.

Baca Juga: Kepala LAPAN Berharap Kesembuhan bagi BJ Habibie

Rusli sendiri enggan menjelaskan secara rinci kondisi Habibie saat ini dan mengatakan perkembangan terbaru sudah disampaikan sebelumnya oleh putra keduanya Thareq Kemal Habibie dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Dia hanya meminta doa agar Habibie diberikan kesembuhan. Masyarakat serta tokoh adat Gorontalo sendiri, ujar dia, rencananya akan mengadakan doa dan dzikir bersama memohon kesembuhan Habibie.

Baca Juga: Alhamdulillah, Kondisi Kesehatan BJ Habibie Stabil

Sebelumnya, Thareq Kemal, putra kedua BJ Habibie mengatakan ayahnya sudah dalam kondisi stabil pada Rabu dinihari.

Thareq juga meminta doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan ayahnya.

"Cuma nitip doa. Jangan khawatir beliau sudah sepuh. Apapun yang terjadi adalah yang terbaik buat bapak saya. Terima kasih," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR