Viral Video Bocah Merokok di Tengah Pertandingan Bola, Ternyata Ayah dan Anak..

Soccer

Rabu, 11 September 2019 | 14:14 WIB

190911141326-viral.jpg

dailymail


Belum lama netizen dibuat riuh gara-gara postingan klip yang memperlihatkan seorang bocah dengan santai mengisap rokok di sela-sela pertandingan dua klub Turki, Bursaspor versus Fenerbahce di Timsah Arena, Bursa pada hari Minggu kemarin.

Tak sedikit yang menyebut klip tadi sangat mengkhawatirkan, sementara yang lain ramai-ramai mengomentari pentingnya kesehatan. Namun kini terungkap jika bocah dimaksud ternyata bukan bocah, melainkan pria dewasa berusia 36 tahun. Tak itu saja, anak kecil yang duduk di sampingnya pun bukan teman main atau teman satu sekolah tetapi anak laki-lakinya. How?

The clip..

Shocking.

Dikutip dari DailyMail, Selasa (11/9/2019)kemenangan Bursaspor atas Fenerbahce yang berakhir 2-1 diwarnai klip viral dua bocah di kursi penonton dengan salah satu di antaranya tengah merokok. 

Pemandangan yang terekam kamera dan ikut disiarkan itu pun memicu kritik. Banyak pula yang menyebutnya “bencana moral”. Tapi ternyata si bocah  tadi berusia 30-an dan anak di sampingnya tak lain putranya sendiri.

All well..

Kini meskipun terbukti jika pria tadi menderita Benjamin Button, sindrom yang membuat pertumbuhan fisik seseorang terhenti di usia belia, tak lantas ia bebas dari denda. Ya, ayah pencinta bola itu melanggar peraturan merokok di tempat umum dengan denda £ 13 atau Rp 225 ribu bagi pelaku.

Pertandingan di Timsah Arena pada akhir pekan itu diadakan selama jeda internasional dan merupakan ekshibisi dengan keuntungan yang langsung disumbangkan ke badan amal anak-anak penderita leukemia, down syndrom  dan autisme.

Dad and son.

Bursaspor sendiri saat ini berada di posisi empat  Liga I TFF Divisi II hasil tiga pertandingan. Sementara  Fenerbahce berada di urutan dua  Super Lig atau divisi teratas bola sepak Turki. Soal apakah si "ayah muda" itu sudah membayar dendanya atau belum, tak ada detail dari laporan media setempat.

I see..

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR