Sentra Global Edukasi Bantu Ciptakan Calon Perawat Andal

Dinas Pendidikan Jabar

Senin, 9 September 2019 | 21:46 WIB

190909213727-sentr.jpg

ist

PROGRAM terobosan penyerapan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) bidang keperawatan di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di Negara Jepang telah hadir. Yayasan Sentra Global Edukasi menjadi jembatan dengan memberikan pendidikan dasar bahasa Jepang, manners, dan mental agar bisa bertahan di Negeri Sakura.

CEO Sentra Global Edukasi, Rudi Subianto mengatakan, saat ini di Indonesia tengah marak mengirimkan tenaga SMK untuk magang, sedangkan Sentra Global Edukasi mengirimkan lulusan SMK guna melanjutkan pendidikan.

“Bahasa Jepang, tata krama, dan budaya dipelajari dalam Sentra Global Edukasi. Kursus di tempat kami intensif selama 1 hari sebanyak 5 jam. Setelah itu, jika  mereka telah mencapai tahap yang ditentukan maka siswa akan diberangkatkan ke Jepang dan melakukan pemantapan bahasa selama setahun dan akademi 2 tahun,” paparnya, saat menggelar pertemuan membahas Program Beasiswa Pendidikan Profesional Bidang Certified Careworker (Perawat Lansia Bersertifikasi) ke Jepang, di Kantor Sentra Global Edukasi, Jln. Karawitan No. 27b, Kota Bandung, Senin (9/9/2019).

Selama menjalankan pendidikan, lanjut Rudi, siswa akan diberikan part time job. Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar belajar mendapatkan penghasilan untuk membiayai kehidupannya di Jepang. Setelah lulus pendidikan, siswa akan bekerja selama 3 tahun di salah satu dari 63 rumah sakit lansia yang telah menjalin kerja sama.

“Program ini juga bekerja sama dengan balai bahasa dan akademi perawat. Kuota yang dibuka untuk siswa sebanyak 30 orang. Kenapa hanya 30? Karena kami ingin menjajaki terlebih dahulu kemampuan siswa Indonesia,” ungkapnya.

Pemilihan siswa tersebut, tambah Rudi, melalui penyaringan ketat. Karena, program ini bukan program magang, tetapi sebagai tenaga kerja.

Sertifikat Berlisensi Jepang

Sementara itu, Direktur Sentra Global Edukasi, Riska Sungkar mengatakan, program beasiswa khusus careworker ini memiliki ikatan kontrak pendidikan dan kontrak kerja. Siswa akan mendapatkan sertifikat perawat berlisensi Jepang dan gelar diploma 2. “Apabila mereka bekerja lebih dari 60 tahun maka bisa mendapatkan uang pensiun dari pemerintahan Jepang,” ujarnya.

Riska berharap, siswa memiliki semangat dan jiwa tangguh untuk bisa bersaing serta turut memberikan perubahan bagi Indonesia.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR