Dua Pelaku Curas di Kota Bandung Diciduk Polisi

Bandung Raya

Rabu, 4 September 2019 | 15:48 WIB

190904154922-dua-p.jpg

Remy Suryadie

UNIT Reserse dan Kriminal Polsekta Kiaracondong meringkus dua pemuda yang kerap melakukan aksi pencurian dengan kekerasan diwilayah kecamatan Kiaracondong dan Kota Bandung.

Kedua tersangka yang berinisial GRP alias Agil (24) dan CR alias Ayung (25), dalam aksinya kerap mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polda Jabar.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol  Irman Sugema melalui Kapolsekta Kiaracondong, Kompol Asep Saepudin kepada wartawan di Mapolsekta Kiaracondong, Rabu (4/9/2019) mengatakan, tersangka Agil dan Ayung, setidaknya sejak Maret hingga Agustus 2019, mereka telah melakukan kejahatan di tiga tempat, yakni Jalan Sulaksana, Padasuka, dan PHH Mustofa.

"Kedua tersangka kerap merampas sepeda motor, telepon seluler, dan uang korban, dengan modus mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polda Jabar," jelas Asep didampingi Kanit Reskrim, AKP Iman Zarkasih dan Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santhi Rianawati.

Kronologi kejadian, kata Asep, saat itu korban tengah duduk di atas motor. Tiba-tiba korban dihampiri oleh dua pelaku yang mengendarai motor.

Kedua pelaku, Agil dan Ayung lalu berpura-pura memeriksa atau menggeledah korban. Pelaku meminta korban memperlihatkan telepon selulernya lalu dirampas. Kedua pelaku juga mengambil uang sebesar Rp350.000, powerbank, dan membawa kabur motor milik korban.  

"Tersangka Agil dan Ayung mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polda Jabar. Mereka menggunakan gaya dan bahasa mereka yang meyakinkan (seperti polisi saat sedang melakukan pemeriksaan). Mereka hapal sandi-sandi kepolisian, seperti 86. Agil dan Ayung lalu merampas paksa sepeda motor, ponsel, powerbank, dan uang," kata Asep

Asep mengemukakan, atas instruksi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema untuk mengungkap kasus yang meresahkan ini, anggota Unit Reskrim Polsek Kiaracondong melakukan penyelidikan.

Hasilnya, anggota mendapatkan rekaman closed circuit television (CCTV) saat pelaku beraksi di Jalan Sulaksana I. Berbekal rekaman CCTV tersebut, penyidik berhasil meringkus tersangka Agil dan Ayung.

"Meski peristiwa kejahatan terjadi pada Maret 2019, kami baru berhasil menangkap pelaku pada akhir Agustus lalu. Kedua ditangkap berkat rekamanan CCTV saat mereka beraksi merampas motor, ponsel, dan uang korban," ujar Kapolsek.

Kedua tersangka, tutur Asep, ditangkap pada akhir Agustus 2019. Dari tangan Agil dan Ayung, petugas mengamankan barang bukti powerbank milik korban.

"Sedangkan motor Honda Beat nopol D 3191 MH dan ponsel milik korban yang dirampas pelaku masih dalam pencarian. Pelaku mengaku motor dan ponsel telah dijual," tutur Asep.

Berdasarkan hasil pengembangan, ungkap Asep, pelaku Agil dan Ayung telah melakukan kejahatan dengan modus mengaku anggota Polri dari Polda Jabar, di tempat lain. Namun saat beraksi mereka tidak mengenakan seragam polisi. "Mereka mendatangi korban yang sedang berhenti di tepi jalan. Pelaku mengincar motor dan ponsel," ungkap Asep.

Akibat perbuatannya, tersangka Agil dan Ayung dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. Keduanya terancam hukuman 9 tahun penjara.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR