Tiap Tahun Nasabah Bank Samici Terus Bertambah

Bandung Raya

Minggu, 25 Agustus 2019 | 16:52 WIB

190825165328-tiap-.png

JUMLAH nasabah Bank Sampah Induk Cimahi (Samici) setiap tahunnya mengalami penambahan. Terbukti dari sejak diresmikan pada 2014 lalu hingga sekarang, sudah menghimpun sekitar 1.092 nasabah perorangan, ditambah dengan 248 nasabah unit  bank sampah di seluruh wilayah Kota Cimahi.

Direktur Bank Samici, Warso Wijaya mengatakan, sampah yang dikelola Bank Samici bukan hanya sekedar jadi sampah semata, namun bisa menghasilkan uang bagi warga yang menjadi nasabah. Baik nasabah perorangan, maupun nasabah unit.

"Sampai saat ini jumlah nasabah perorangan sekitar 1.092 orang. Terjadi peningkatan (nasabah) setiap tahunnya rata-rata 20% pertahun. Kami bersyukur dengan keberadaan bank sampah ini masyarakat yang mau memilah sampah sudah lebih banyak. Efeknya, perekonomian masyarakat juga bisa meningkat," ungkapnya saat dihubungi, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya, dalam sehari, Bank Samici mampu mengolah sampah rata-rata 1,5 ton dari semua jenis sampah anorganik. Adapun jenis sampah tersebut, diantaranya plastik 29 jenis, logam 14 jenis, kertas 12 jenis, kaca diklasifikasi jadi tiga jenis, dan barang elektronik tiga jenis.

Sementara perputaran uang hasil pengolahan sampah di Bank Samici  terbilang besar, yakni mencapai Rp 30 juta per bulan.

"Mungkin kalau perputaran uang bukan menjadi target kita, target kita adalah seluruh warga masyarakat kota cimahi memilah, mengolah dan mengurangi sampah mulai dari sumbernya yaitu mulai dari rumah tangga dan menjadi nasabah bank samici. Secara tidak disadari makin banyak nasabah perputaran uang juga akan makin bertambah," bebernya.

Menurut Warso, bila nasabah ingin mengambil uang hasil tabungan sampahnya,  bagi yang sudah dibuatkan tabungan di bank Bukopin, secara langsung tabungannya bisa diambil melalui ATM. Bagi yang belum dibuatkan tabungan bank Bukopin, bisa diambil langsung ke nank Samici.

"Sekarang perkembangannya cukup bagus. Nasabah perorangan dan unit nambah terus. Bahkan saldo mereka terus meningkat. Sejauh ini yang paling tinggi saldonya itu unit Stikes Unjani sekitar Rp 5 juta. Dan beberapa unit yang saldonya diatas Rp 1 juta, yakni RW 27 Kelurahan Cibeureum, RSUD Cibabat, RW 03 Kelurahan Utama, RW 8 Kelurahan Cimahi, dan unit Sarbuk kelurahan Baros," ungkapnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR