Jatim Juara Umum BK XX Binaraga, Jabar Kedua

Sport

Senin, 19 Agustus 2019 | 12:29 WIB

190819123444-jatim.jpg

indosport

KONTINGEN Jawa Timur (Jatim) berhasil menjadi juara umum di babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX cabang olahraga (cabor) Binaraga di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (18/8/2019) malam.

Dari data daftar juara BK PON XX cabang binaraga, Jatim berhasil mengoleksi 4 medali emas dari 7 kelas yang dipertandingkan. Emas pertama disumbangkan oleh Karyo yang tampil di kelas 65kg, emas kedua disumbangkan Misnadi di kelas 70kg, lalu Komara Dhita di kelas 80kg, terakhir disumbangkan oleh I Gede Darma di kelas +85kg.

Sedangkan di peringkat kedua, Tim Binaraga Jawa Barat yang mampu mengoleksi 1 medali emas dan 1 medali perungu. Adapun satu-satunya medali emas yang didapat Jabar diperoleh melalui Ronny Omeru yang tampil di kelas 60kg. Sedangkan medali perungu didapat dari kelas 65kg melalui Anton Tjarmiati.

Diikuti Kontingen Bengkulu serta Bangka Belitung (Babel) yang sama-sama mendapat 1 medali emas. Untuk Bengkulu l, medali emas diperoleh dari kelas 85kg melalui Putu Mardika, sedangkan Babel memperoleh emas melalui Abdul Manan di kelas 75kg.

Menanggapi hasil tersebut Pelatih Binara Jabar, Benny Ciptawijaya menyebut jika para atletnya belum 100% menampilkan penampilan terbaiknya. Pasalnya di BK PON XX, Tim Binaraga Jabar hanya mengejar tiket menuju Papua saja.

"Performa atlet belum maksimal karena ini hanya mengejar tiket buat PON saja. Dari tujuh atlet yang di terjunkan, kita masuk empat, dengan perolehan medali satu medali emas dan satu medali perungu, sisanya lolos," jelas Benny.

Meskipun belum 100% menampilkan penampilan terbaiknya, Benny menilai para atlet sudah sama-sama berjuang untuk lolos ke Papua. Sehingga meski beberapa tidak mampu menempati posisi 3 besar, ia berharap semua tetap bisa diberangkatkan ke Papua.

"Perjuangan mereka sama kerasnya, jadi harapannya ya semua bisa diberangkatkan. Dan di kelas 80kg, atlet kita sempat pingsan demi memenuhi berat badan, perjuangan demi Jabarnya sampai demikian," katanya.

Dengan waktu yang tersisa, khususny menjelang PON XX tahun 2020 di Papua. Pihaknya optimistis timnya bisa tampil lebih baik dari BK. "Ini kan belum persiapan penuh, mungkin puncaknya pada PONnya nanti di Papua," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR