13 Karya Budaya Asal Jabar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia

Seni & Budaya

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 09:59 WIB

190817100331-13-ka.jpg

Kiki Kurnia

SEBANYAK 13 karya budaya Jawa Barat telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB) Tahun 2019. Ke-13 karya budsys asal Jabar tersebut ditetapkan dalam sidang Penetapan WBTB Indonesia di Hotel Milenium Jkt, 13-16 Agustus 2019, lalu.

"Dari 13 karya budaya yang diajukan Jawa Barat, semuanya ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Namun ada empat WBTB yang mendapat catatan, tapi semuanya sudah terpenuhi," ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Drs. Dedi Taufik M. Si didampingi Kabid Kebudayaan Febiyani dalam siaran persnya, Sabtu (17/8/2019).

Dalam sidang tersebut kata dia, semua provinsi mengajukan warisan budayanya dan kemudian dilakukan pembahasan.

"Tahun ini ada 272 karya budaya yang diajukan dari seluruh Indonesia, namun hanya 267 karya budaya yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia, 5 lainnya ditangguhkan. Sedangkan 13 karya budaya yang diajukan Jabar lolos semuanya," tambahnya.

Sedangkan ke-13 karya budaya yang ditetapkan jadi WBTB yakni Badawang, Bajidoran, Blenderan, Benjang, Cingcowong, Domyak, Kawin Cai, Panjang Jimat Kasepuhan Cirebon, Reak Dogdog, Seren Taun Cigugur, Seren Taun Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi), Tari Trebang Randu Kintir dan Topeng Banjet.

"Hingga saat ini sudah ada lebih dari 50 karya budaya masyarakat Jabar yang ditetapkan sebagai WBTB," tambahnya.

Sedangkan berdasarkan informasi yang diterima dari sidang tersebut 13 karya budaya yang tetapkan jadi WBTB ada 9 (Sembilan) karya budaya tanpa ada catatan, sedangkan empat (4) karya Budaya lainnya mendapat catatan.

Ke- karya budaya yang tanpa catatan yakni untuk Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan yakni: Seni Cingcowong, Kawin, Panjang Jimat (nama pada formulir menjadi "Panjang Jimat Kraton Kasepuhan Cirebon", Panjang Jimat merupakan sebuah tradisi iring-iringan benda pusaka keraton pada bulan Mulud sebagai simbol yang menggambarkan prosesi kelahiran Nabi Muhammad, Seren Taun Cigugur dan Seren Taun Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi).

Untuk kategori Seni Pertunjukan yakni Badawang (tnp ctt Bajidor (dgn ctt) perlu dijelaskan nama apakah bajidor atau Bajidoran, merupakan sebutan untuk penonton yang ikut menari dalam pertunjukan, Kliningan Bajidoran, Belenderan, Domyak, domyak Dogdog dan Tari Randu Kentir dengan catatan deskripsi pada formulir perlu diperjelas lebih dalam dan spesifik mengenai sejarahnya Tari Trebang Randu Kentir merupakan tarian sakral sebagai sarana upacara adat di Indramayu. Pada masa penyebaran agama Islam, Ki Kuwu Sangkan menjadikan trebang sebagai kesenian untuk me nyebarkan agama Islam., dan Topeng Banjet. Untuk tradisi dan ekpresi lisan yakni Benjang, domain pada formulir pindah ke tradisi lisan

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR