Bus Salawat Kembali Layani Jemaah Haji Indonesia

Haji

Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:14 WIB

190815091445-bus-s.jpg

dok

Ilustrasi


BUS Salawat di Kota Mekkah siap kembali melayani jemaah haji Indonesia yang akan beribadah ke Masjidil Haram setelah selama 5 hari pelaksanaan puncak ibadah haji menghentikan layanannya.

Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Mekkah, Rabu, mengatakan bus salawat mulai aktif pada Kamis, 15 Agustus 2019.

“Saat ini kami sedang menurunkan tim untuk berkoordinasi dengan syarikah mendata ulang bus yang ditarik untuk angkutan masyair (puncak ibadah haji),” katanya.

Saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina bus-bus tersebut ditarik oleh perusahaan pengangkutannya untuk digunakan sebagai moda transportasi jemaah ke tiga tempat tersebut.

Oleh karena itu, layanan bus salawat bagi jemaah Indonesia pun dihentikan secara total.

“Kami sedang data karena kemarin ada stiker di bus-bus Indonesia yang ditutup dengan stiker selama masyair, ini diupayakan agar stiker Indonesia di bus terlihat kembali,” katanya.

Bus salawat dioperasikan oleh penyelenggara ibadah haji Indonesia untuk melayani jemaah Indonesia yang tinggal di 7 zona dengan tujuan Masjidil Haram.

Bus tersebut memiliki 9 rute dengan lebih dari 400 unit bus berkapasitas besar.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR