Kuda Perang Milik Pemimpin Para Malaikat

Ragam

Kamis, 15 Agustus 2019 | 03:04 WIB

190814230339-kuda-.jpg

jinnandtonics.com


HAIZUM dikenal sebagai nama kuda perang milik Malaikat Jibril AS, yang juga biasa disebut Ruhul Kudus. Dalam Islam, Jibril AS dikenal sebagai pemimpin dari segala malaikat. Haizum juga beberapa kali pernah diungkapkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Salah satu nya Nabi pernah berkata, "Bergembiralah wahai Abu Bakar, pertolongan Allah telah datang. Ini adalah Jibril yang sedang memegang kendali tunggangannya di atas gulungan-gulungan debu."

Dalam Perang Badar, dikisahkan Haizum turun untuk membantu pasukan Muslimin. Perang Badar sendiri dikenal sebagai perang antara hidup dan mati kaum Muslimin. Jika pasukan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kalah, Islam akan mati dan dan tidak lagi mampu menyebarkan syiarnya. Namun, jika menang, hasil pertempuran ini akan menjadi motivasi yang besar dan akan terus bangkit untuk menyebarkan ajaran Rasulullah di Makkah, Madinah, dan seluruh dunia.

Di tengah perang antara 300 umat Islam dengan 1.000 orang kafir ini, Rasulullah ber doa hingga bercucuran air mata untuk meminta bantuan Allah ini. Allah SWT pun menurunkan bantuannya untuk umat. Allah menurunkan rombongan tentara berpakaian serbahijau yang mana itu adalah malaikat.

Allah dalam QS al-Anfaal ayat 9 berfirman, "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut." Rasul pun ber sabda, "Kaum Muslimin pun bertempur hebat dibantu oleh para Malaikat."

Abdullah bin Abbas menceritakan, "Tatkala seseorang dari kaum Muslimin dengan semangat mengejar seseorang dari kaum musyrikin yang berada di hadapannya, tiba-tiba dia mendengar pukulan cemeti di atasnya dan suara penunggang kuda yang berteriak, 'Majulah wahai Haizum!' Seketika dia melihat ke arah orang musyrik yang berada di hadapannya tadi, dan didapatinya tersungkur dalam posisi terlentang, lalu dia melihatnya sedang keadaan hidungnya telah ditindik dan wajahnya telah terbelah seperti kena pukulan cemeti dan seluruhnya menghijau."

Karenanya, seorang dari Anshar tadi datang kepada Rasul untuk menceritakan tentang hal itu. Maka, beliau pun berkata, "Benar yang engkau katakan, itu adalah sebagian dari bala bantuan dari langit ketiga."

Abu Dawud al-Maziniy pun berkata, "Sesungguhnya aku mengikuti seorang laki-laki dari kaum musy rikin untuk memenggalnya, namun tiba-tiba kepalanya sudah terlebih dahulu jatuh ke tanah sebelum pedangku menebasnya. Maka, sadarlah aku bahwa ada orang lain yang telah membunuhnya."

Seorang Anshar lantas datang membawa tawanan bernama al-Abbas bin Abdul Mu thallib. Al-Abbas berkata, "Demi Allah bukan orang ini yang tadi menawanku, tadi aku ditawan oleh seorang laki-laki tinggi yang berwajah tampan dengan menunggang seekor kuda yang gagah. Dan, aku tidak pernah melihat dia di tengah-tengah mereka ini."

Allah SWT menghadiahkan seekor kuda gagah perkasa kepada Jibril AS untuk menjadi tunggangannya di medan Perang Badar. Kuda ini memiliki kelebihan yang luar biasa berbanding kuda biasa.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR