Sempat Gagal Lelang, Pembangunan MPP Kota Cimahi Segera Dimulai

Bandung Raya

Rabu, 14 Agustus 2019 | 19:09 WIB

190814191101-sempa.png


SETELAH sempat gagal lelang, pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi akan segera dimulai. Rencananya pengerjaan struktur bangunan akan dilakukan pada pertengahan bulan Agustus 2019 ini. 

Namun sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi terlebih dulu akan memanggil pemenang lelang, untuk penandatanganan kontrak dan jaminan pelaksanaan. 

"Beberapa bulan mundurnya, jadi mesti lelang ulang. Tapi sekarang sudah ada pemenang, jadi mengejar target pengerjaan struktur dan fisik sampai akhir tahun," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Dinas PUPR Kota Cimahi, Deni Hendiani di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Rabu (14/8/2019).

Nilai kontrak pengerjaan struktur bangunan MPP sendiri sebesar Rp 35,4 miliar, dari pagu anggaran sebesar Rp 40,5 miliar dengan lama pengerjaan sekitar 4,5 bulan. 

"Penawaran tertinggi ya Rp 35,4 miliar, jadi kita ambil itu. Sekarang kita maksimalkan apa yang bisa dikerjakan selama 4,5 bulan kedepan," jelasnya. 

Setelah pengerjaan fisik selesai, pihaknya bakal melanjutkan ke tahap pelelangan pengerjaan bangunan gedung MPP, dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 83,5 miliar yang direncanakan terlaksana pada tahun 2020. 

"Jadi yang Rp 35,4 miliar itu hanya untuk struktur bangunan, belum termasuk gedung. Bangunan gedung paling cepat dikerjakan tahun depan," bebernya. 

Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan MPP mencapai Rp 120 miliar sudah termasuk dengan interior dan penyekatan bagian dalam gedung MPP, yang diserahkan sepenuhnya ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

"Setelah landscape MPP selesai berdiri termasuk tempat parkirnya, sisanya dikerjakan oleh DPMPTSP. Terutama soal penyekatan bagian dalam dan interior," sebutnya. 

Rencananya akan ada pembangunan gedung parkir bertingkat di lingkungan gedung MPP. Namun rencana itu melihat dulu banyak atau tidaknya pengunjung ke MPP. 

"Jadi tergantung gerai pelayanan di MPP, kalau banyak yang menggunakan sistem online kemungkinan parkir biasa juga cukup. Tapi kalau penuh dan bikin macet jalan di depannya, baru membangun gedung parkir baru," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR