Din Syamsuddin: Orang yang Cari Sesuatu di Muhammadiyah akan Sia-sia

Nasional

Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:21 WIB

190814172215-din-s.jpg

Tok Suwarto


MANTAN Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin, mengingatkan, kalau ada orang yang mencari sesuatu untuk kepentingan dirinya sendiri di Muhammadiyah, akan sia sia. Karena mereka yang masuk ke persyarikatan Muhammadiyah adalah untuk mengabdikan diri dalam syiar Islam dengan penuh keiklasan.

Peringatan itu disampaikan di depan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dalam grand opening Masa Taaruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) UMS tahun akademik 2019, di lapangan Sekolah Pasca-sarjana UMS, kampus Pabelan, Rabu (14/8/2019).

Din Syamsudin memaparkan tema "Membumikan Dakwah Ikatan Menuju Peradaban Kampus yang Mencerdaskan."

"Saya yang berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama sadar betul, masuk Muhammadiyah bukan untuk mencari sesuatu. Tetapi di Muhammadiyah saya bisa belajar berorganisasi, di antaranya lewat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM," katanya.

Dalam kaitan itu, Din Syamsuddin menekankan, umat Islam membutuhkan kader-kader muda bukan hanya sebagai pendakwah, tetapi juga kader-kader yang handal di bidang pendidikan, kesehatan, politik, ekonomi, manajemen dan lain-lain. Di lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah, di antaranya di UMS, para mahasiswa dapat belajar berorganisasi agar kelak menjadi kader handal yang dibutuhkan umat Islam.

"Itu sebabnya, Muhammadiyah disebut sebagai organisasi Islam yang berkemajuan. Maksudnya adalah, Islam jangan sampai terbelenggu dalam kebodohan dan mengalami kemunduran. Dalam politik, misalnya, umat Islam harus cerdas supaya tidak terlindas oleh dinamika politik," tandasnya.

Jumlah mahasiswa peserta Masta PMB 2019, yang rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak 22 Juli 2019, tercatat sebanyak 8.255 orang yang terjaring dari 34.000 lebih pendaftaran. Dalam seleksi sampai gelombang II pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020, jumlah calon mahasiswa yang lolos seleksi 11.000 orang, namun sampai digelarnya grand opening Masta PMB tercatat tinggal 8.255 orang yang daftar ulang.

Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni, Taufiq Kasturi, Ph.D, menjelaskan, Masta-PMB merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa baru UMS untuk mengenalkan dengan lingkungan, perkuliahan dan kehidupan kampus. Kegiatan Masta-PMB terdiri dari beberapa tahap, yaitu kegiatan universitaria dengan materinya umum universitas, kegiatan tentang organisasi IMM dan kegiatan terakhir Expo Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

“Kegiatan Masta ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru di UMS. Hal itu karena dalam mata kuliah life skill disyaratkan setiap mahasiswa harus memiliki sertifikat mengikuti Masta-PMB. Apabila tidak mengikuti rangkaian Masta-PMB mereka tidak akan lulus pada mata kuliah wajib tersebut,” tutur Taufiq.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR