400 Jamaah Haji Kota Cimahi Gelombang Pertama Akan Tiba di Tanah Air, Senin (26/8/2019)

Haji

Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:21 WIB

190813210304-400-j.jpg


JAMAAH haji asal Kota Cimahi gelombamg pertama yang berjumlah 410 orang, akan kembali ke tanah air pada Senin 26 Agustus 2019. Titik pemulangan jemaah haji Kota Cimahi sendiri bakal dipusatkan di Lapangan Brigif 15 Kujang Jalan Kebon Rumput, Kota Cimahi. Tempat yang sama saat pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua.

Kepala Kemenag Kota Cimahi, Munawir Sulaeman didampingi Humas Kemenag Kota Cimahi Wiwi Elia mengatakan, pemulangan jemaah haji take off dari Kota Madinah, Minggu (25/8/2019). Kemudian direncanakan akan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (26/8/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Setelah dari bandara, jamaah akan transit di Embarkasi Bekasi. Berangkat dari Bekasi sekitar jam 21.00 atau 22.00 WIB. Tiba di Brigif diperkirakan sekitar jam 01.00 WIB," katanya saat dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Menurut Munawir, koper jamaah akan dibawa dengan kendaraan khusus, terpisah dengan jamaah. Para jamaah haji hanya membawa tas tentengan. "Koper dibawa oleh panitia, ketemu di Brigif. Kecuali tas tentengan dibawa oleh masing-masing jamaah," katanya.

Terkait dengan kondisi para jamaah haji yang saat ini masih berada di Tanah Suci, Munawir menyebutkan jika kondisi kesehatan para jamaah haji asal kota Cimahi dalam keadaan baik.

"Alhamdulillah sehat semua," ucapnya.

Sementara itu animo masyarakat Kota Cimahi untuk menunaikan rukun islam kelima atau melaksanakan ibadah haji, diakui Munawir, cukup tinggi. Hal itu menyebabkan daftar tunggu keberangkatan haji di Kota Cimahi mengantre sampai tahun 2034, dengan jumlah calon jamaah haji mencapai 10 ribu orang lebih.

Munawir mengatakan, para calon jamaah haji yang sudah mendaftar harus bersabar menunggu keberangkatan ke Tanah Suci. Sebab, waktu tunggu keberangkatan haji di Kota Cimahi semakin lama.

Jika calon jamaah haji mendaftar tahun ini, sesuai jadwal mereka harus menunggu 15 tahun lagi, atau baru diberangkatkan tahun 2034. Sedangkan tahun sebelumnya itu hanya menunggu 7 tahun.

"Kalau sekarang daftar tunggu itu 15 tahun. Jadi kalau misalnya sekarang daftar usia 27 tahun, baru bisa berangkat itu usia 42 tahun," terangnya.

Sementara jamaah haji yang diberangkatkan ke tanah suci tahun ini, terang Munawir, total mencapai 561 orang. Kuota keberangkatan menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 580 orang.

"Kita berharap kuota haji tahun depan bisa bertambah, agar daftar tunggu juga bisa berkurang," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR