Debit Air Turun, PT PMgS Lakukan Pelayanan Bergilir untuk Pelanggan

Bandung Raya

Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:55 WIB

190813204334-debit.jpg


BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung Barat, PT Perdana Multiguna Sarana (PT PMgS) mulai memberlakukan pelayanan secara bergilir kepada para pelanggannya. Hal itu dilakukan karena debit air di Sungai Cijanggel sebagai mata air utama, yang berlokasi di Kec. Cisarua, Kab. Bandung, mulai mengalani penurunan.

Manajer Umum PT PMgS, Mohamad Arip mengatakan, pendistribusian air untuk para pelanggan mulai digilir kurang lebih sudah satu bulan terakhir ini. Hal tersebut dampak dari musim kemarau pada tahun ini, yang membuat debit air di Sungai Cijanggel menurun.

"Biasanya kalau dalam kondisi normal, debit air itu mencapai 50 liter per detik. Kalau sekarang, karena musim kemarau jadi menurun menjadi sekitar 25 liter per detik. Otomatis berpengaruh terhadap pelayanan kepada pelanggan," ujar Arip saat ditemui di Kantor PT PMgS, Jln. Raya Cimareme, Ngamprah, Kab. Bandung Barat, Selasa (13/8/2019).

Dengan penerapan bergilir ini, kata Arip, banyak pelanggan yang komplain lantaran kebutuhan air harus terjadwal. Namun, pihaknya sudah memberikan informasi melalui WhatsApp (WA) kepada para pelanggan, bahwa penjadwalan ini dikarenakan faktor debit air yang mulai menurun.

"Komplain dari pelanggan jelas ada dan itu masuk ke call center kami. Makanya kami juga menyampaikan kepada pelanggan untuk mengisi atau menampung air sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Ada yang kebagian waktu pagi, siang dan malam. Karena setiap wilayah berbeda-beda," ungkapnya.

Dirinya menuturkan, selain fokus pada penjadwalan distribusi air, saat ini petugas di lapangan juga terus memantau kondisi pipa dan jaringan air. Hal itu guna memastikan agar tidak ada kebocoran karena bisa semakin menghambat distribusi air ke pelanggan.

"Bahkan kami terapkan sistem shift untuk petugas. Kemarin saja petugas ada yang mengecek hingga jam 3 (dini hari) di lapangan, untuk memastikan jaringan pipa tetap aman. Walau debit air menurun, tapi tetap pelayanan kepada para pelanggan harus tetap berjalan," katanya seraya menyebutkan jumlah pelanggan saat ini sudah mencapai 4.481 sambungan rumah.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR