Buta dan Tak Pernah Menikah, Kisah Menyedihkan Bangsawan Jerman di Balik Dongeng Putri Salju

Ragam

Kamis, 8 Agustus 2019 | 14:50 WIB

190808131942-buta-.jpg

dailymail


Sebuah museum mengklaim telah menemukan batu nisan bangsawan Jerman abad ke-18 yang semasa hidupnya menderita di tangan sang ibu tiri yang jahat. Bangsawan yang sama diyakini menjadi inspirasi kisah klasik Snow White alias dongeng populer Putri Salju.

Dikutip dari DailyMail kemarin, nisan makam Maria Sophia von Erthal sebelumnya dinyatakan hilang setelah gereja tempat jasadnya dibaringkan dihancurkan pada tahun 1804. Tapi baru-baru ini titik pembaringan teralkhirnya ditemukan di sebuah rumah di Bamberg, Bavaria.

Plakat nisan Sophia.

Keluarga tersebut kemudian menyumbangkan temuan mereka ke museum Diocesan yang kini menjadi kebanggaan warga. Mereka juga meyakini kisah  hidup Sophia mengilhami Putri Salju yang diterbitkan Brothers Grimm tahun 1812.

Menurut direktur museum Holger Kempkens, apa yang dialami Maria Sophia von Erthal menjadi inti dari kisah yang kini mendunia. "Kisah hidup Sophia sudah sangat terkenal di awal abad ke-19," katanya kepada BBC. Ia menambahkan ada lebih dari cukup indikasi yang menjadikannya Putri Salju di dunia nyata.

The inspiration?

Von Erthal dibesarkan di sebuah kastil di Lohr am Main, sekitar 60 mil sebelah barat Bamberg, di Bavaria utara dan meninggal pada tahun 1796. Sosoknya disebut luar biasa cantik dan tak ragu membantu warga miskin yang membutuhkan. Namun di usia remaja, ibunya meninggal dan ayahnya menikahi janda dari keluarga dinasti lainnya namun ternyata sangat mendominasi.

Ia lebih peduli pada anak-anaknya, tetapi tidak pada Sophia. Hingga mencapai usia dewasa Sophia bahkan tidak pernah bergaul secara normal. Ia   tidak pernah disebutkan bertemu pemuda idaman lalu menikah. Sebaliknya Sophia pindah dari rumah keluarganya dan tinggal bersama perawan tua Inggris. Di masa tuanya Sophia kehilangan penglihatan dan buta total. Ia  meninggal pada usia 71 di tahun 1796.

Kastil di  Lohr am Main, Bamberg, Bavaria tempat Sophia dibesarkan.

Mengenai persamaan Sophia dan Snow White seperti dipaparkan sejarawan Dokter Karlheinz Bartels di antaranya sama-sama memiliki ayah yang ditinggal mati istri dan menikah dengan perempuan yang mendominasi dan pilih kasih. Selain itu bersama apel, cermin menjadi salah satu ikon dalam kisah Putri Salju. Faktanya Lohr di mana keluarga Sophia tinggal dikenal sebagai pusat produksi barang pecah belah dan keluarga Sophia sendiri memiliki pabrik pembuatan cermin.

Dan jika hutan tempat Putri Salju digambarkan  menakutkan maka kawasan hutan Lohr ditakuti karena menjadi tempat beroperasi para perampok. Mengenai kurcaci, di masa Sophia hidup tak sedikit anak-anak yang lahir dengan kondisi bawaan dwarfsisme yang membuat tubuh mereka tidak tumbuh normal. Mereka biasa bekerja di pertambangan karena postur yang kecil memungkinkannya bekerja di celah-celah.

I see..

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR