Waspadai Koperasi Tak Berbadan Hukum

Bandung Raya

Jumat, 26 Juli 2019 | 15:42 WIB

190726154326-waspa.jpg

Asisten Ekonomi dan Perekonomian Kabupaten Bandung, H. Marlan (kanan)

ASISTEN Ekonomi dan Perekonomian Kabupaten Bandung, H. Marlan meminta masyarakat waspada terhadap koperasi yang tak berbadan hukum. Ia menduga ada koperasi yang tak berbadan hukum dengan menawarkan pinjaman kepada masyarakat, dan akhirnya masyarakat terjerat utang.

"Masyarakat harus waspada terhadap koperasi yang tak terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Disaat mereka menghubungi nomor handphone kita, dan menawarkan pinjaman harus waspada," kata Marlan kepada wartawan usai menghadiri ngawangkong ngopi bareng 2019 di Taman Uncal Komplek Pemkab. Bandung di Soreang, Jumat (26/7/2019).

Terkait dengan persoalan itu, Marlan mengaku akan memberikan informasi dan menyosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan koperasi tak berbadan hukum.

"Ketika ada pihak yang menghubungi warga, kita harus bertanya kepada pihak tersebut apakah koperadinya berbadan hukum, resmi atau terdaftar tidak di OJK," kata Marlan.

Marlan juga berharap kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk menertibkan koperasi yang tak jelas, artinya tak jelas badan hukumnya.

"Koperasi yang tak berbadan hukum itu, dalam operasionalnya seperti rentenir. Dampak yang ditimbulkan koperasi bodong itu, akan merugikan masyarakat. Solanya, mencekik masyarakat dari bunga sehingga menyengsarakan yang pinjam. Pengelola koperasi tersebut disaat menagih, gayanya seperti depkolektor dan tak ramah," ucapnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap koperasi yang tak jelas. Masyarakat harus berani bertanya alamatnya di mana, dan manajemen koperasinya seperti apa.

"Jangan sampai banyak terjadi pinjaman, begitu bunga besar berakibat pada ekonomi masyarakat," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR