Ini Ketentuan Beasiswa "Jabar Future Leader 2019"

Dinas Pendidikan Jabar

Kamis, 18 Juli 2019 | 18:23 WIB

190718181602-ini-k.jpg


PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan memberikan beasiswa "Jabar Future Leader (JFL) Tahun 2019" bagi seluruh masyarakat Jabar yang sedang menempuh pendidikan jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran beasiswa tersebut akan dibuka pada Agustus 2019.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika mengatakan, sesuai amanat Gubernur, pemberian beasiswa tersebut bertujuan menyiapkan generasi muda Jabar sebagai calon pemimpin di masa depan.

"Kita memberikan penguatan kepada mahasiswa agar dapat meningkatkan kompetensi dan mampu menyelesaikan tugas akhir, seperti skripsi, tesis, dan disertasi dengan baik," ucap Kadisdik, Kamis (18/7/2019).

Kadisdik menegaskan, seluruh pendaftar beasiswa JFL 2019 akan melalui tahapan seleksi. "Hasilnya akan diumumkan pada Oktober 2019," katanya seperti dikutip dalam laman disdik.jabarprov.go.id.

Ketentuan

Beasiswa JFL 2019 terbagi 3 jenjang dengan 7 kategori. Pertama, untuk jenjang S1 terdiri dari beasiswa reguler, beasiswa tugas akhir, beasiswa tahfiz, dan beasiswa umum. Kedua, beasiswa jenjang S2 terdiri dari beasiswa reguler nasional dan beasiswa reguler internasional. Ketiga, beasiswa jenjang S3 untuk kategori penyusunan tugas akhir.

Selain kategori beasiswa umum, beasiswa reguler internasional, dan beasiswa jenjang S3 penyusunan tugas akhir, beasiswa JFL 2019 hanya berlaku bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di sepuluh universitas yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jabar.

Ke-10 universitas tersebut, yakni Insitut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Telkom (Tel-U), Universitas Parahyangan (Unpar), dan Universitas Presiden.

Kadisdik menjelaskan, beasiswa reguler diperuntukkan bagi mahasiswa tahun ajaran 2019/2020, sedangkan beasiswa tugas akhir berlaku bagi mahasiswa yang telah melalui 6 semester masa kuliah yang sedang menyusun tugas akhir.

Beasiswa umum berlaku untuk mahasiswa Jabar yang berprestasi dan menempuh pendidikan di seluruh universitas yang ada di Jabar. Seperti sekolah tinggi, politeknik, institut, dan akademi yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jabar.

Kemudian, beasiswa tahfiz hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Jabar tahun ajaran 2019/2020 yang melanjutkan pendidikan di delapan Universitas Islam Negeri (UIN). Yakni, UIN Sunan Gunung Djati (Bandung), UIN Syarif Hidayatullah (Tangerang Selatan), UIN Sunan Kalijaga (Yogyakarta), UIN Maulana Malik Ibrahim (Malang), UIN Sunan Ampel (Surabaya), dan UIN Walisongo (Semarang).

Untuk beasiswa jenjang S1 kategori tugas akhir, jenjang S2 kategori reguler nasional dan reguler internasional serta beasiswa S3 kategori berlaku bagi mahasiswa yang fokus penelitiannya selaras dengan sembilan prioritas pembangunan Jabar tahun 2020.

Ke-9 prioritas tersebut adalah akses pendidikan untuk semua, deselentralisasi pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, pembangunan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah juara, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa, subsidi gratis golongan ekonomi lemah serta inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.

Berikut persyaratan yang harus disiapkan:

1. Merupakan warga Jabar, dibuktikan dengan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda pengenal (KTP)
2. Melampirkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (S1)
3. Nilai rapor kelas X,XI,XII (S1)
4. IPK minimal 3,0 S1/S2 (S2/S3)
3. Sertifikat prestasi (jika ada)
4. Curriculum vitae
5. Statement of purpose
6. Foto terbaru 3x4
7. Fotokopi PBB rumah yang ditempati
8. Fotokopi tagihan listrik
9. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR