Perang Melawan Narkoba dengan Seni Kriya Batik Tradisional

Nasional

Rabu, 17 Juli 2019 | 14:52 WIB

190717145245-peran.jpg

Tok Suwarto


SENI kriya batik yang dalam tradisi Jawa sarat dengan filosofi kehidupan, kini dimanfaatkan untuk kampanye gerakan memerangi penyalahgunaan narkoba. Dalam peringatan Hari Anti Narkoba 2019 yang digelar Pemkot Solo di pelataran Balai Kota, Rabu (17/7/2019) pagi, diluncurkan batik tulis karya Idha Jacinta, fasilitator Gerakan Cinta Batik Mahakarya Indonesia (GCBMI), yang diberi nama “Batik Anti Narkoba”.

Idha Jacinta, menjelaskan kepada wartawan tentang "Batik Anti Narkoba" karyanya, yang dia ciptakan untuk memotivasi keseriusan upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.

"Batik yang kita kenakan sebagai busana bukan hanya kain tradisional yang indah, namun juga menjadi media pembelajaran untuk menyampaikan pesan-pesan positif dalam memerangi dan memberantas Narkoba," katanya.

Batik Anti Narkoba, menurut Idha, adalah karya seni batik dengan pesan khusus. Motif dan ornamennya mengandung pesan-pesan, nilai-nilai dan ajaran luhur untuk melawan narkoba.

"Dalam sejarah, para raja sering menyampaikan pesan politik, edukasi, nilai, perasaan dan lain-lain melalui motif-motif batik. Contohnya, batik dengan motif 'Semen Rama' karya Sunan Paku Buwono IV diciptakan dalam rangka memberi pelajaran kepada putranya tentang kepemimpinan Hasta Brata yang merupakan prinsip-prinsip kepemimpinan
seperti diajarkan Prabu Ramawijaya kepada Raden Gunawan Wibisono," jelasnya.

Di tengah upacara peringatan Hari Anti Narkoba 2019 tersebut, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, yang memimpin upacara bersama para pejabat Muspida mengawali pembatikan dengan canting pada motif anti narkoba di selembar kain mori.

Sedangkan para Relawan Anti Narkoba Kota Solo membacakan ikrar pernyataan perang melawan penyalahgunaan Narkoba. Para relawan dalam ikrarnya menyampaikan lima butir pernyataan, yaitu menolak narkoba, Kota Solo harus bersih narkoba, penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran norma dan pelanggaran hukum, siap membantu aparat menanggulangi narkoba dan menggalakkan gerakan anti narkoba di lingkungan masing-masing.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR