Hasil Pertemuan Dishub dengan Koperasi Angkot Soal Rekayasa Lalin Sukajadi

Bandung Raya

Rabu, 17 Juli 2019 | 11:34 WIB

190717113854-hasil.jpg

M. Fadlillah

Rekayasa jalan Cipaganti-Sukajadi


KOPERASI angkutan kota mengusulkan agar rekayasa kawasan Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti tidak mempengaruhi turunnya jumlah penumpang di seputaran jalan yang terkena perubahan. Ada sejumlah usulan muncul agar kantong-kantong penumpang dengan rute yang berubah masih bisa terlayani angkutan umum.

Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Asep Kurnia mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah koperasi angkot. Hasil pertemuan itu kemudian dievaluasi pihaknya dengan Satlantas Polrestabes Bandung.

Baca Juga: Rute 11 Trayek Angkot Berubah Pascarekayasa Lalu Lintas Cipaganti

"Ada beberapa evaluasi, salah satunya usulan perubahan rute trayek angkot," kata Asep saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin (15/7/2019).

Salah satu koperasi yang mengusulkan perubahan rute trayek angkot adalah Koperasi Bandung Tertib (Kobanter) Baru. Kobanter mengusulkan bahwa trayek angkot dari arah Sukajadi menuju Istana Plaza (IP) tidak harus memutar ke atas Flyover Surapati, tapi bisa memutar dibawah Flyover.

"Ini sudah diakomodir pada Jumat siang kemarin," katanya.

Baca Juga: Selama Rekayasa, Semua Usulan Kobanter Akan Diakomodir

Perubahan rute trayek lain yang diusulkan adalah trayek angkot Margahayu-Ledeng. Rute trayek tersebut diusulkan untuk masuk dari RM Suharti belok kanan masuk ke Jalan Jurang. Kemudian masuk ke Jalan Sederhana lalu keluar Jalan Eyckman.

Usulan perubahan rute trayek angkot lainnya adalah trayek angkot St. Hall-Ciumbuleuit via Jalan Eyckman. "Besok akan diujicoba, dari Eyckman tidak masuk ke Sederhana, tapi belok ke Jalan Sejahtera, terus belok kiri ke Jalan Makmur, belok lagi masuk ke Jalan Boscha, masuk Jalan Lamping, terus masuk Jalan Jurang, kemudian ke Cemara, dan ke Sukajadi," jelasnya.

Baca Juga: Ini Evaluasi Hari Ke-4 Rekayasa Jalan Sukajadi dan Cipaganti

Asep menjelaskan, untuk trayek angkot di jalan-jalan akses masih bisa diakomodir dalam ujicoba rekayasa ini. Tapi untuk jalur utama seperti Jalan Sukajadi-Cipaganti, itu tidak bisa dirubah.

"Kobanter usul contra flow (di Sukajadi-Cipaganti), itu pengawasannya kalau contra flow agak sulit," katanya.

Usulan dari koperasi angkutan kota tersebut akan diujicoba besok Selasa, 16 Juli 2019. Jika dinilai lancar, akan dilanjutkan sampai ujicoba rekayasa lalin di Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti selesai.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR