Terima Laporan Kasus Cabul, P2TP2A Garut Turunkan Tim

Daerah

Selasa, 16 Juli 2019 | 18:36 WIB

190716181712-terim.jpg

gatra

Ilustrasi.


PUSAT Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, menyebut sudah mendapat laporan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut terkait adanya kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh ayah tirinya di wilayah hukum Polsek Tarogong Kidul, kabupaten Garut.
    
Ketua P2TP2A Kabupaten Garut, Hj. Diah Kurniasari Gunawan, melalui Sekretaris P2TP2A Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa, mengatakan sebagai lembaga yang ditunjuk oleh Pemkab Garut untuk melakukan penanganan terhadap kasus-kasus perempuan dan anak di Garut, P2TP2A langsung mengirimkan tim untuk turun ke lapangan dan koordinasi dengan aparat kepolisian Polsek Tarogong Kidul untuk memberikan pelayanan kepada korban.
 
"Dari hasil koordinasi dengan aparat kepolisian, untuk sementara korban ditempatkan di rumah aman P2TP2A dan berada dalam perlindungan P2TP2A," ujarnya, Selasa (16/7/2019).

Menurut Rahmat, P2TP2A juga akan membantu aparat kepolisian untuk mengungkap lebih jauh kasus tersebut dengan memberikan pendampingan medis pada korban berupa pemeriksaan visum, pemeriksaan kondisi kandungan serta kondisi psikologis korban.

Rahmat menyebut, pendampingan yang diberikan P2TP2A Garut ini diberikan secara cuma-cuma kepada korban, termasuk semua keperluan korban selama berada di rumah aman P2TP2A.

"P2TP2A sendiri, akan melakukan koordinasi secara khusus dengan dinas pendidikan Kabupaten Garut untuk bisa memastikan para korban mendapatkan hak-haknya sebagai anak yang salahsatunya adalah hak mendapatkan pendidikan," katanya.

Selain itu, lanjut Rahmat, P2TP2A juga akan memberikan pendampingan kepada korban hingga melahirkan dan pasca melahirkan. Setelah itu, bermusyawarah dengan keluarga dan aparat kepolisian terkait nasib sang jabang bayi ke depannya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR