Aa Umbara: Harus Ada Makam Khusus untuk Bupati dan Pendiri KBB

Bandung Raya

Selasa, 16 Juli 2019 | 05:40 WIB

190716054148-aa-um.jpg

dok

Bupati KBB, Aa Umbara berbincang dengan Wakil Bupati KBB, Hengki Kurniawan


BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna memandang perlu pemakaman khusus bagi bupati, tokoh pendiri dan orang yang berjasa membawa harum Bandung Barat. Hal ini penting karena bukan hanya sekedar untuk mengenang jasa-jasanya, tapi juga sebagai pengingat sejarah.

"Bukan hanya makam bupati, tapi juga para tokoh pemekaran yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) dan orang-orang yang berjasa membawa harum Bandung Barat. Memang itu harus kita pikirkan dari sekarang," kata Bupati Umbara di Padalarang, Senin (15/7/2019).

Ia tidak setuju jika Taman Makam Pahlawan Tak Dikenal yang berlokasi di Kampung Warung Pulus, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar dijadikan makam bagi bupati, tokoh pemekaran dan orang yang berjasa bagi Bandung Barat.

"Biarlah makam di Warung Pulus seperti sekarang. Saya pribadi ingin membedah sejarah pahlawan tidak dikenal di Batujajar tersebut. Biar masyarakat mengetahui ada peristiwa heroik apa yang terjadi di sana. Oleh karena itu saya ingin pisahkan antara pemakaman pahlawan tidak dikenal dengan makam bupati dan tokoh masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, tokoh pembentukan Kabupaten Bandung Barat perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Mereka banyak berjasa melahirkan Bandung Barat menjadi sebuah daerah otonom baru.

"Tempat pemakaman bagi para tokoh pemekaran hanya salah satu bentuk penghargaan dari pemerintah daerah. Kita tidak bisa melupakan jasa mereka, enggak mungkin lahir seorang bupati tanpa perjuangan mereka," katanya.

"Maka dari itu, saya menginginkan harus ada makam buat bupati, tokoh pemekaran dan orang yang berjasa bagi Bandung Barat. Biar generasi mendatang tahu sejarah Bandung Barat," lanjutnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR