Maung Sedang Lapar, Tekad Raih Poin Penuh dari Kalteng Putra

Persib

Senin, 15 Juli 2019 | 18:55 WIB

190715185628-maung.jpg

LIMA laga tanpa kemenangan tak menyurutkan motivasi Maung Bandung untuk kembali bangkit. Mereka telah bertekad untuk keluar dari situasi sulit saat bersua dengan Kalteng Putra dalam laga lanjutan Liga 1 musim 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019) besok.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku saat ini timnya tengah lapar dan mencari penuntas dahaga. Robert menyatakan, timnya membutuhkan poin penuh pasca kehilangan banyak angka di laga kandang. Dan, hari ini merupakan pertandingan yang penting bagi skuatnya.

"Kita hadapi realitas, maka saya nantikan pertandingan besok (hari ini, red) karena Persib sangat agresif, mereka ingin meraih kemenangan, dan sangat lapar untuk bisa cetak gol," ucap Alberts, dalam jumpa pers pra-laga di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (15/7/2019).

Saat disinggung apakah hasil imbang melawan Persija Jakarta pekan silam meningkatkan kepercayaan diri pemainnya di tengah tren negatif yang menaungi Maung Bandung, Alberts tak menyangkal hal tersebut. Meski hanya satu poin, dirinya mengklaim bila anak asuhnya bermain lebih baik di babak kedua.

"Mereka punya hasrat yang bagus bagi tim. Kami bermain lebih, lebih baik di babak kedua. Sayang hasilnya tidak memuaskan bagi kami," beber pelatih asal Belanda itu.

Robert juga mengaku tidak sabar menanti pertandingan tersebut. Pasalnya kata Robert, anak asuhnya akan tampil agresif demi meraih poin penuh. "Mereka punya sikap untuk ingin memenangkan pertandingan, dan kita sudah siapkan 11 pemain dengan mental tersebut, karena kita ingin menangkan tiga poin," tukasnya.

Namun meski dengan tekad yang cukup kuat, tak lantas membuat skuat Persib akan mudah mengalahkan Kalteng Putra. Apalagi Pangeran Biru tengah kehilangan 3 pemain andalannya.

Seperti diketahui, Persib tak bakal diperkuat pemain intinya pada pertandingan nanti. Ketiga pemain tersebut ialah penjaga gawang Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby, Rene Mihelic, dan Ezechiel N'Douassel. Natshir alias Deden harus menepi karena cedera, sementara Eze dan Mihelic terkena sanksi akumulasi kartu.

"(Rotasi) memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka, dan apakah mereka layak untuk bermain di tim ini," tegasnya.

Mengenai pengganti Ezechiel, Alberts mengklaim, timnya miliki banyak pilihan di lini serang. Persib masih punya Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Wildan Ramdhani sebagai stok penyerang.

"Kita punya cukup pemain, juga di bagian lini serang, tetapi pemain dengan usaha penuh di dalam kotak penalti itu perlu. Sejauh ini kita selalu membuat banyak peluang, tapi buruk dalam penyelesaian. Maka kita fokus di dalam kotak penalti agar setiap peluang itu bisa jadi gol," paparnya.

"Kita terus bekerja dengan pemain yang lebih banyak di dalam kotak penalti. Kita akan terus asah pemain yang kurang aktif untuk bisa lebih aktif lagi, agar mereka siap dalam penyelesaian akhir," imbuhnya.

Pelatih asal Belanda ini mengaku, Kalteng Putra bisa menyulitkan timnya mengingat rivalnya pun sedang mengalami tren negatif pada beberapa laga terakhir. Dirinya mencontohkan, meski kalah dari Persela Lamongan, Kalteng Putra dapat membuat sejumlah peluang.

"Kita tahu Kalteng berbahaya tapi itu tidak terlalu penting, karena yang penting adalah bagaimana pemain kita termotivasi untuk ingin memenangkan pertandingan," tegas eks juru taktik PSM Makassar ini.

Sementara menanggapi absennya 3 pemain Persib, Pelatih Kalteng Putra Mario Gomes de Olivera menyebut, Persib masih memiliki kualitas yang sama di pemain lainnya. Sehingga absennya ketiga pemain, dinilai dirinya, tak membuat rivalnya lemah.

"Karena semua pemain Persib berkualitas, baik cadangan maupun inti, jadi kita tetap harus melawan dengan sungguh-sungguh," tegas Gomes.

Meski mengalami tren negatif di beberapa pertandingan terakhir, Gomes menekankan bila anak asuhnya bakal tetap fight saat menghadapi skuat Maung Bandung yang didukung ribuan suporter setianya.

"Kita tahu tidak mudah, kita sedang mendapat hasil kurang baik, tapi kita terus berjuang, karena yakin besok hari akan dapat hasil baik," cetus eks juru taktik Persiwa Wamena tersebut.

Dalam empat laga terakhir, tim berjuluk Laskar Isen Mulang ini memeroleh hasil kurang memuaskan. Kalteng Putra hanya dapat meraih satu hasil imbang dan tiga kekalahan. Gomes sendiri enggan mencari-cari alasan terkait rekor buruk yang dialami anak asuhnya.

"Faktor utama, mungkin karena kita bermain di luar kandang tanpa suporter. Hal itu berpengaruh cukup luar biasa bagi pemain. Tapi, kita bakal tetap berjuang, tidak menyerah, tidak lelah untuk meraih hasil positif," terang pelatih asal Brazil ini.

Untuk diketahui, Kalteng Putra menjadi tim musafir pada kompetisi liga musim ini mengingat Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sedang direnovasi guna memenuhi standar verifikasi Liga 1 2019.

Sebagai gantinya, tim yang juga mempunyai julukan Enggang Borneo itu akan bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat mengarungi kompetisi musim 2019.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR