BEC Universitas BSI Bandung Gelar Seminar

Membangun Minat Wirausaha Muda Era Industri 4.0

Bandung Raya

Minggu, 14 Juli 2019 | 23:01 WIB

190714223224-memba.jpg

ist

PARA narasumber saat foto bersama dengan para mahasiswa usai Seminar Wajib Entrepreneur di di Auditorium Kampus Universitas BSI, Bandung, belum lama ini.


BSI Entrepreneur Center (BEC) Universitas BSI Bandung, kembali menggelar Seminar Wajib Entrepeneur (SWE) 2019, di Auditorium Kampus Universitas BSI, Bandung, Jln. Sekolah Internasional, Antapani, Bandung.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Rektor Non Akademik Universitas BSI Bandung, Dr. A. Rohendi, SH., MH., MM., dan dihadiri sebanyak 200 mahasiswa dari berbagai jurusan. Dengan mengangkat tajuk “Membangun Minat Wirausaha Muda Era 4.0”.

Dalam sambutannya, Rohendi mengatakan Universitas BSI Bandung selalu konsisten dalam mendidik dan memberikan ruang yang lebih bagi para mahasiswa yang ingin berkarir sebagai entrepreneur (wirausaha) muda. Hal ini, dibuktikan dalam setiap tahunnya selalu digelar seminar wajib bagi para mahasiswa agar dapat melahirkan wirausaha muda baru dan sambil menuntut ilmu dikampus.

“Kami selalu konsisten dalam mendidik para mahasiswa agar dapat berkarir sambil kuliah di Universitas BSI Bandung. Tentunya, seminar kali ini mengangkat tema-tema yang up to date di masyarakat di era industri 4.0 ini, dengan mengundang para narasumber yang memang ahli dibidangnya sekaligus praktisi,” katanya, saat ditemui di Kampus Universitas BSI Bandung, belum lama ini.

Era Industri 4.0 ini, katanya, seluruh perguruan tinggi harus bisa mengikuti perkembangan jaman. Artinya kompetisi didunia pendidikan juga semakin tajam, hal itu perlu ditunjang dengan bidang IT yang dapat cepat merespon keinginan mahasiswa, khususnya di mata kuliah entrepreneur.

“Tentunya, kami dari pihak kampus juga harus bisa mngikuti perkembangan ini, agar Universitas BSI Bandung bisa unggul. Hal tersebut, harus dijawab dengan program-program yang langsung menyentuh para mahasiswa seperti seminar wajib entrepreneur ini,” papar Rohendi dalam siaran persnya, Minggu (14/7/2019).

Menurut, Hudzaifah Al Fatih, SKep.,Ners, MS bidang kemahasiswaan mengungkapkan seminar wajib entrepreneur ditahun ini, mengundang narasumber yang berjiwa muda dan juga seorang entrepreneur. Narasumber kali ini yakni Alvi Ma’mun sebagai Founder dan Owner, Produk Sepatu Saint Barkley dan Ami Muhammad sebagai Owner dari Saint Barkley.

“Kedua narasumber ini, tentunya sudah sangat berpengalaman didunia wirausaha dan masih muda. Hal ini, bisa menjadi motivasi dan contoh bagi para mahasiswa yang ingin terjun ke dunia wirausaha (entrepreneur),” tandasnya.

Para narasumber ini, katanya, memaparkan materi mengenai bagaimana caranya menjadi seorang wirausaha muda. Tentunya, yang mampu merintis usahanya dari modal yang kecil hingga menjadi usaha yang besar dan kini dikenal banyak orang di era industri 4.0 ini.

“Dengan keahlian para narasumber, para mahasiswa terlihat sangat antusias dan menikmati seminar ini. Dengan tatabahasa yang lebih mudah dimengerti oleh para mahasiswa, tentu mereka dapat memahami bagaimana cara menjadi wiramuda yang peduli, kreatif, inovatif dan mandiri,” ujar Fatih.

Seluruh mahasiswa yang hadir, pasalnya, sangat termotivasi untuk meriview ulang atau dipikirkan kembali, bagaimana bisa menjadi seorang entrepreneur yang sukses. Tentunya, dengan mental yang kuat dan harus siap menghadapi segala resiko yang akan terjadi kedepannya, apalagi kini tantangan juga tidak mudah di era milenial ini.

“Ya, kami dari pihak kampus, tentu sangat mendorong siapa saja mahasiswa yang ingin terjun di wirausaha muda ini. Ingat pepatah ‘saat muda berkarya, masa tua tinggal memetik hasil’. Pepatah ini mengingatkan kita selagi muda harus bekerja keras, agar nanti di usia senja tak lagi sengsara alias menikmati hasil buah kerja kerasnya,” pungkasnya. (Krisbianto).

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR